Menteri Imipas Ingatkan Jajaran Tak Korupsi: Yang Masih Aneh-aneh, Berhenti!

4 hours ago 5

Sukabumi -

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengingatkan jajarannya agar tidak korupsi. Wanti-wanti ini disampaikan buntut mantan Wakil Menteri Imipas Silmy Karim dan pejabat Kantor Imigrasi Jakarta Barat ditahan KPK terkait kasus pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Hal itu diungkapkan Agus dalam acara penyerahan bantuan sosial (bansos) bedah rumah di Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (10/6/2026). Dalam kesempatan itu, beberapa pejabat Ditjen Pemasyarakatan hadir.

"Oleh karena itu, pada kesempatan ini juga, jangan nanti saya ingatkan kayak bulan yang lalu, 5 Mei itu saya ingatkan setop, berhenti, tapi 5 Juni ada kejadian. Saya minta di jajaran Pemasyarakatan, tolong yang masih aneh-aneh, berhenti," kata Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus mengatakan telah berulang kali mengingatkan jajaran untuk bekerja secara jujur. Dia menyebut banyak pintu rezeki lainnya secara halal dan tidak melawan hukum yang bisa dicari para pegawai Kementerian Imipas.

"Berulang kali saya ingatkan bahwa penyedia Bama pasti ada rezekilah dari pengelolaan kantin basah, pengelolaan wartel, yang tentunya para kalapas, karutan ini bisa juga mengembangkan usaha, unit usahanya dari keuntungan koperasi primer yang mengelola kantin basah dengan wartel yang selama ini tiap bulan dibagi," ungkapnya.

Mantan Wakapolri ini mengetahui beberapa lapas memiliki usaha yang dikerjakan pegawai maupun narapidana. Menurutnya, hal itu dapat dikembangkan agar seluruh pegawai sejahtera.

"Keuntungannya bulan ini yuk kita kembangkan usaha dengan penyedia Bama tadi," sambungnya.

Agus menilai, dengan memanfaatkan hal tersebut, pegawai dapat memperoleh rezeki yang halal sehingga tiak ada alasan untuk berlaku koruptif atau mencari uang dengan cara melawan hukum.

"Supaya kesejahteraan pegawai bisa tercapai dan tidak perlu lagi nakal di pekerjaan kita. Udah-lah, nanti kena obrak-abrik semua. Menurut saya, tolong hentikan hal-hal itu supaya kita semua terhindar. Ingat, rekan-rekan punya keluarga yang tentunya harus dijaga kehormatannya sehingga tidak menjadi korban yang tidak perlu," kata dia.

(tsy/ygs)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |