Kombes Norul Hidayat, Perwira Sederhana Teladan Integritas di Sekolah Polisi

42 minutes ago 1
Jakarta -

Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Kombes Norul Hidayat meraih penghargaan Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026. Kombes Norul dinilai sebagai sosok yang menjaga integritasnya dan hidup dalam kesederhanaan.

Pemberian penghargaan Hoegeng Awards 2026 ini diselenggarakan di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026). Acara ini disiarkan langsung oleh detikcom.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) menghadiri Hoegeng Awards 2026. Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara juga hadir dalam acara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan untuk kategori Polisi Berintegritas ini dibacakan oleh anggota Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026, Direktur Nasional Jaringan GUSDURian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid. Trofi untuk Kombes Norul Hidayat diberikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Chairman of CT Corp Chairul Tanjung dan Ketua KPK Setyo Budiyanto.

Pengumuman penerima penghargaan Hoegeng Awards 2026 ini menandai tahap akhir dari rangkaian panjang seleksi Hoegeng Awards yang berlangsung sejak awal tahun. Proses seleksi melibatkan lima Dewan Pakar yang berasal dari berbagai unsur masyarakat yaitu Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, S.Psi, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., MM, Mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, dan Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.

Integritas-Kesederhanaan Kombes Norul Hidayat

Cerita tentang integritas dan kesederhanaan sosok Kombes Norul Hidayat datang dari anggotanya di SPN Polda Babel hingga warga. Misalnya, PS Kaurmin SPN Polda Babel Ipda Oktario Wibowo yang menyebut Kombes Norul menekankan jajarannya agar menghindari praktik pungutan liar (pungli).

"Selama ini kan saya menjabat sebagai Kaurmin di SPN, sepengetahuan saya untuk hal-hal yang seperti pungli, atau penyelewengan dana dan lain sebagainya setahu saya beliau tidak pernah melakukan, atau istilahnya mencoba-coba untuk mengakali seperti itu," kata Ipda Oktario kepada detikcom, Jumat (13/2).

Dalam pandangan Ipda Oktaria, Kombes Norul adalah sosok perwira yang sangat menaati aturan. Kombes Norul disebut menekankan untuk melaksanakan tugas dengan disiplin dan menghindari hal-hal yang melanggar aturan.

"Beliau mewanti-wanti kami, kebetulan saya pernah jadi Danki pengasuh kan, beliau mewanti-wanti, 'jangan sampai kalian itu menjembatani saya untuk hal-hal yang maksudnya pemberian baik berupa uang atau apapun dari Serdik ke saya', ke dianya, ke Pak Norul," ucap Ipda Oktario.

Ipda Oktaria mengingat betul arahan dari Kombes Norul tersebut. Sebab, kata dia, harga diri sebagai tenaga pengajar di SPN Polda Babel harus dijaga. Ia pun tak berani melanggar aturan yang ditetapkan Kombes Norul.

Sosok yang Sederhana dan Hobi Berkebun

Kombes Norul juga dinilai sebagai sosok pemimpin yang sederhana. Berdasarkan penuturan Ipda Oktario, Kombes Norul hanya menggunakan kendaraan dinas sejak awal bertugas di SPN Babel.

"Beliau juga kan selama ini bepergian ke mana-mana selalu menggunakan kendaraan dinas, beliau tidak mempunyai mobil, motornya cuma satu, dengan pangkat Kombes beliau nggak punya apapun kan," ucap dia.

Di sela-sela waktu luang, Kombes Norul disebut menghabiskan waktu untuk beternak dan berkebun. Dia memanfaatkan lahan kosong di SPN Bangka Belitung.

"Dibuatnya berkebun, saya lihat itu kan jarang ya seorang Kombes yang bisa seperti itu, dia tidak pernah merepotkan anak buahnya, sebenarnya bisa aja dia perintahkan kami, beliau nggak, beliau mengerjakan sendiri," ucap dia.

"Jadi kita ngelihatnya kayak gimana, seorang Kombes pakai training, baju kaos, pergi dia ke kebon pakai sepatu boot itu kan. Bahkan pernah ada Serdik yang lagi Dikbang di sini, yang waktu beliau baru-baru di SPN ini, mereka pikir beliau itu tukang kebun. Bayangkanlah kan gimana tampilan beliau kan, saya rasa lebih dari sederhana lagi," lanjutnya.

Ajarkan Kedisiplinan dan Tepat Waktu

Sebagai Kepala SPN Babel, Kombes Norul disebut selalu menekankan kepada tenaga pengajar dan peserta didik untuk menjaga integritas. Mereka juga diminta untuk tepat waktu dalam melaksanakan tugas.

"Ke Gadik, ke kami ditekankan masalah integritas, ketepatan waktu ya kan, terus juga seperti jaga maruah, jaga harga diri jangan sampai kita mau dikasih sama mereka kan," ucap dia.

Peserta didik juga selalu diajarkan untuk menjalankan perintah agama dan menjaga kedisiplinan. Bagi peserta didik yang beragama Islam, diimbau melaksanakan shalat lima waktu di masjid.

"Beliau sangat cerewet untuk urusan salat, salat 5 waktu itu tidak ada alasan untuk Serdik tidak melaksanakan shalat kecuali sakit betul, sakit parah sehingga tidak bisa berjalan. Beliau di sini juga selain Ka SPN beliau juga sebagai imam kami di masjid," katanya.

Kampanyekan 'No Pungli'

PS Pamin Subbag Minsis Korsis SPN Polda Kepulauan Babel, Aipda Budi Oktorindo, juga memberikan kesaksian mengenai integritas dan kesederhanaan Kombes Norul Hidayat. Budi menyebut Kombes Norul adalah pemimpin yang bisa dijadikan contoh yang baik.

"Bisa dibilang sangat sederhana sekali untuk pejabat dengan pangkat Kombes, beliau ini sangat sederhana sekali mungkin bisa menjadi contoh juga bagi polisi, bahwa dengan punya pangkat itu tidak harus bergaya parlente, tidak bergaya mewah," jelas Aipda Budi.

Selama lebih dari 2 tahun menjabat Kepala SPN Polda Lampung, Kombes Norul disebutkan menghindari acara yang mengeluarkan anggaran besar. Aipda Budi menyebut Kombes Norul menekankan untuk hemat dan efisiensi dana.

"Kalau kayak pesta-pesta, mungkin selama kepemimpinan beliau di sini, jaranglah kami yang buat acara yang sewa ini, sewa itu, beliau lebih mengedepankan hemat, dari segi DIPA kan beliau diturunkan semua ke kami, tidak potongan komando, bayar ini bayar itu," katanya.

Budi menyebut Kombes Norul juga mengimbau untuk berani melapor jika ditemukan adanya indikasi pungli. Imbauan 'no pungli' juga dikampanyekan untuk mengubah citra SPN Babel.

"Sebelum kepemimpinan beliau ada terjadi begitulah, kan ada bilang 'SPN ini banyak pungli, setiap mau pendidikan banyak habis uang segala macam', beliau ini mempelopori no pungli, kalau ada pungli silakan dilaporkan, karena kan Propam sudah ada barcode untuk laporan. Beliau membuka selebar-lebarnya, jika beliau maupun personel yang memang ada indikasi, silakan dilaporkan," ujar dia.

Salah satu cara untuk mencegah pungli itu, Kombes Norul menjelaskan secara detail kepada orang tua siswa mengenai biaya yang dikeluarkan dengan fasilitas yang didapatkan peserta didik. Mereka diminta melapor jika terjadi penyimpangan.

"Nggak boleh (pungli), malahan di awal pendidikan, orang tua dipanggil, dijelaskan ini anggaran yang siswa dapat, ini fasilitas yang diterima siswa apa saja, jadi transparan dari awal. Kalaupun ada personel yang bermain tidak sesuai dengan dipaparkan beliau, silakan dilaporkan," kata Budi.

Tertib Administrasi

Bamin Urmintu Subbagrenmin SPN Polda Babel, Briptu Bagus Rachmat Rayanto, mengatakan bahwa Kombes Norul juga menekankan tertib administrasi. Arahan dari Kombes Norul adalah administrasi di SPN harus dijalankan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Beliau (di SPN Babel) udah 2 tahun lebih. Kalau dari saya pribadi, karena staf administrasi, saya udah 7 tahun dinas di SPN, saya merasakan setelah kepemimpinan beliau ini masalah administrasi itu sangat rapi, tentunya kami juga banyak belajar seperti ini SOP-nya, tata cara tertib administrasi organisasi. Di zaman beliau kita bekerja berdasarkan SOP dan rujukan," ucap dia.

Bagus menyebut perubahan juga terjadi di bidang fasilitas di SPN setelah Kombes Norul menjabat. Menurutnya, fasilitas dan pembangunan kian ditingkatkan.

"Begitupun juga pembangunan di SPN dari fasilitas, beliau tipikal orangnya yang memang beliau kejar ya, memang itu bisa, harus wajib anggota bekerja agar meningkatkan fasilitas yang ada di SPN," ucap dia.

Tekankan Moralitas ke Peserta Didik Polri

Orang tua siswa SPN, Latif, juga memberikan kesaksian yang sama mengenai pola pengajaran yang dilakukan Kombes Norul. Dia menyebut Kombes Norul sangat transparan kepada orang tua siswa.

"Kalau dalam pola pendidikan beliau sangat transparansi dan berintegritas. Dalam mendidik anak-anak kami dan kesehariannya beliau taat ibadah, para siswa dituntut tiap hari shalat 5 waktu, dan salat sunah tahajud dan belajar mengaji," kata Latif kepada detikcom.

Kombes Norul juga disebut dekat dengan siswa. Orang tua siswa menilai pola asuh yang diajarkan oleh Kombes Norul sangat baik.

"Beliau sangat interaktif kepada siswa. Malah beliau yang membangunkan siswa untuk shalat tahajud tiap malam. Pola asuhnya sangat baik," kata dia.

Orang tua peserta didik juga melihat Kombes Norul adalah sosok yang sederhana. Para siswa juga diajak berkebun oleh Kombes Norul di lahan SPN tersebut.

"Beliau selalu mengajarkan kejujuran kepada semua siswa dan para pengasuh. Beliau sangat sederhana dan para siswa diajak untuk berkebun di sekitar SPN," pungkasnya.

(fas/knv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |