Anggota Kompolnas Gufron Mabruri yang menjadi salah satu Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 mengatakan pemilihan sosok Polisi Inovatif merupakan hal yang sulit. Dia menyebut banyak polisi yang menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Bukan hal yang mudah untuk memilih satu dari ribuan polisi inovatif, karena semuanya baik, keren, dan kami di tim Dewan Pakar diskusinya panjang," kata Gufron dalam acara puncak Hoegeng Awards 2026 di The Tribrata Darmawangsa di Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (31/7/2026).
Gufron Mabruri mengatakan inovasi yang dinilai bukan sekadar hal baru. Tapi, katanya, inovasi harus berdampak dan bisa ditiru di tempat lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inovasi yang kami nilai bukan sekadar sesuatu yang baru, tapi inovasi yang benar-benar berdampak, berkelanjutan, dapat direplikasi di tempat lain dan tentu memperkuat pelayanan publik Polri di tengah-tengah masyarakat. Selain itu juga, ada pengakuan dari lingkungan masyarakat di sekitarnya," ujar Gufron.
Dia menyebut sosok Polisi Inovatif merupakan polisi yang tak sekadar menjalankan tugas. Dia mengatakan Polisi Inovatif menghadirkan perubahan lewat gagasan dan tindakan nyata di tengah masyarakat.
"Polisi inovatif tentu saja polisi yang tidak hanya menjalankan tugas, tapi mereka menghadirkan perubahan melalui gagasan dan tindakan yang nyata juga memberikan manfaat nyata di masyarakat melalui pelayanan mereka yang inovatif dan berdampak," ujar Gufron.
Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Inovatif sendiri diraih oleh Brigadir Renita Rismayanti. Dia bertugas sebagai Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri.
Saat bertugas di Republik Afrika Tengah, Brigadir Renita melakukan migrasi data kriminal UN Police hingga mendapatkan penghargaan dari PBB. Dia bertugas dalam misi MINUSCA pada tahun 2023-2024. Saat itu, Renita ditugaskan sebagai Petugas Basis Database Kriminal (Crime Database Officer).
Selain data UNPOL, Brigadir Renita juga memigrasi data kriminal kepolisian Afrika Tengah. Pada saat itu masih banyak pelaku kriminal yang belum terdata sehingga masih berkeliaran bebas.
Atas inovasi yang dilakukan itu, Renita mendapatkan penghargaan Women Police of The Year 2023. Renita adalah Polwan RI pertama yang menerima penghargaan tersebut.
(haf/dhn)


















































