Prabowo Respons Kritik 'Untuk Apa Menteri ke Lokasi Bencana, Cuma Melihat'

3 hours ago 8

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mendengar adanya kritik terhadap menteri di Kabinet Merah Putih yang datang ke lokasi bencana hanya untuk melihat-lihat. Ia menyebutkan saat ini langkah yang dilakukan menteri jadi serba salah padahal tujuan utama untuk mengecek kondisi di lapangan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi saat meninjau pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Prabowo mulanya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi hingga saat ini.

"Tahun baru kita di daerah bencana, saya kira inilah memang kewajiban kita. Saya terima kasih semua unsur, saya lihat turun ke lapangan. Saya juga terima kasih sebagian besar, kalau tidak hampir semua pejabat-pejabat dari semua K/L (kementerian lembaga) berinisiatif semuanya turun dan kita berbagi, berbagi daerah, berbagi titik untuk saling mengecek, memeriksa, mencari masalah," kata Prabowo dalam paparannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menekankan jika datang ke lokasi bencana bukan hanya untuk melihat tetapi mencari solusi. Prabowo mengatakan adanya anggapan negatif dari komentator terhadap pemerintah.

"Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat ya dari beberapa pribadi-pribadi, komentator, dan sebagainya. Yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif," ujar Prabowo.

"Jadi kalau ada, saya pernah dengar ada kritik begini 'Untuk apa menteri datang ke tempat bencana? Hanya datang melihat'. Ya saudara-saudara, serba susah. Menteri tidak datang dibilang tidak peduli, menteri datang, ya masa menteri ikut macul? Bukan itu," sambungnya.

Ia mengatakan pejabat datang untuk melihat permasalahan secara langsung di lapangan. Dengan demikian, menurut dia, persoalan di lokasi bisa langsung tertangani.

"Pejabat datang, pemimpin datang, datang melihat apa kekurangan. Apa masalah? Apa yang bisa kita bantu? Mana yang kita bisa percepat? Kan begitu. Saya datang ketemu gubernur, ya gubernur sampaikan 'Kita butuh ini, kita itu, Pak ada usul ini', saya tahu langsung. Saya bisa cek, kan begitu ceritanya," kata Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo mengaku tak masalah dengan kritik tersebut. Ia meminta jajaran menteri tak patah semangat.

"Tapi, ya mudah-mudahan saudara, saya, saya percaya dengan bukti. Jadi saya sampaikan ke saudara-saudara, para pimpinan, para menteri, para kepala badan, ya gubernur semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat," kata Prabowo.

"Siap untuk difitnah, siap untuk di... tapi tidak boleh kita apa, tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat," imbuhnya.

(dwr/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |