Jakarta -
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Fadli Zon menghadiri Pelatihan 1.000 Penari Genjring Party yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana) di Graha Sabha Gema Sadhana, Jakarta.
Fadli menyampaikan apresiasi kepada Gema Sadhana dan seluruh pihak yang telah menginisiasi pelatihan yang melibatkan seribu penari dari berbagai sanggar dan komunitas budaya.
Menurutnya, pelibatan generasi muda dalam jumlah besar bukan sekadar simbol kuantitas, melainkan representasi disiplin, semangat, dan komitmen dalam menjaga identitas serta nilai kebangsaan melalui seni tari. Fadli juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam merawat dan meregenerasi seni tari tradisional sebagai bagian dari upaya pemajuan kebudayaan nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Budaya Indonesia adalah budaya yang sangat kaya. Kita memiliki ratusan bahasa daerah dan ribuan suku bangsa. Karena itulah kebudayaan harus dijaga dan dimajukan, termasuk melalui ekspresi seni tari seperti yang kita saksikan hari ini," ujar Fadli dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).
Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem seni tari secara menyeluruh, mulai dari pembinaan talenta, penguatan sanggar, hingga perluasan akses jejaring dan panggung nasional maupun internasional. Kementerian Kebudayaan terus mendukung generasi muda agar dapat menjadi penerus yang memajukan budaya bangsa.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Kebudayaan mengajak seluruh generasi muda untuk terus menjaga dan memajukan kebudayaan Indonesia sebagai warisan sekaligus kekuatan masa depan bangsa.
"Adik-adik semua adalah generasi penerus yang akan membawa budaya kita semakin maju dan semakin dikenal di dunia. Mari kita doakan agar budaya Indonesia semakin hadir di tengah masyarakat dan semakin kuat di tengah peradaban dunia," kata Fadli.
DPP Gema Sadhana merupakan organisasi kemasyarakatan yang aktif mendorong penguatan nilai-nilai budaya dan spiritualitas Nusantara. Melalui kegiatan Pelatihan 1.000 Penari Genjring Party, Gema Sadhana berupaya menghadirkan ruang kolaborasi lintas generasi dalam semangat pelestarian budaya dan penguatan karakter kebangsaan.
Selaras dengan Menteri Kebudayaan, Ketua Umum Gentra Lestari Budaya sekaligus Ketua Panitia kegiatan Ratu Ratna Dewi Kartika menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum besar kolaborasi sanggar-sanggar seni di wilayah Jabodetabek.
"Ini adalah kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi para seniman muda untuk terus berkarya dan berprestasi," ucap Ratna.
Ketua Umum Yayasan Shri Sanathana Dharma Aalayam Selwendren turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga ruang-ruang kebudayaan.
"Kami percaya tempat ini adalah milik kita bersama, milik bangsa Indonesia. Semangat adik-adik penari hari ini menunjukkan bahwa budaya adalah kebanggaan yang harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi mendatang," tutur Selwendren.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Gema Sadhana Kobalen menegaskan komitmen organisasinya untuk berada di garda terdepan dalam mendampingi generasi muda seni budaya.
"Adik-adik tidak pernah sendiri, kami berada di garda depan untuk mendampingi dan memastikan talenta seni budaya Indonesia mendapatkan ruang dan dukungan yang layak. Dukungan Bapak Menteri hari ini menjadi bukti nyata perhatian negara terhadap masa depan seni pertunjukan kita," jelas Kobalen.
Turut hadir dalam acara ini Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Hak Kekayaan Intelektual Putri Woelan Sari Dewi, Direktur Warisan Budaya I Made Dharma Suteja, jajaran Gema Sadhana, para pembina sanggar, serta komunitas
Simak juga Video: Cerita Iptu Made Ambo Lestarikan Budaya Nokok Sagu yang Meredup di Papua
(akd/akd)

















































