Serba-serbi Mobil Pecah Ban Massal di Tol Jagorawi

5 hours ago 2
Jakarta -

Sejumlah mobil mengalami pecah ban saat melintas di ruas jalan Tol Jagorawi. Peristiwa yang kemudian viral di media sosial itu disebabkan karena adanya kerusakan di badan jalan.

Dalam video yang beredar, disebutkan peristiwa terjadi pada Kamis (30/4) kemarin. Saat itu, petugas derek dan kepolisian terlihat sudah berada di lokasi kejadian.

Dalam keterangannya, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan. Jasa Marga juga meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Laporan awal dari pengguna jalan diterima sekitar pukul 17.40 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung melakukan penelusuran jalur dan pemeriksaan kondisi perkerasan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan," kata Alvin dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Penyebab Pecah Ban

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan delapan titik kerusakan pekerjaan jalan. Kerusakan di sekitar lokasi kejadian itu berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

"Menindaklanjuti temuan tersebut, JMTM langsung melakukan perbaikan sementara di beberapa lokasi dikarenakan hujan yang masih terus mengguyur Jalan Tol Jagorawi," kata Alvin Andituahta Singarimbun.

Perbaikan sementara dilakukan pada malam hari agar kondisi jalur kembali optimal sehingga bisa dilintasi sebelum dilakukan perbaikan permanen.

"Selain penanganan pada titik perkerasan, petugas mobile customer service, derek, dan armada layanan JMTO juga siaga membantu pengguna jalan yang mengalami kendala di lapangan serta memastikan arus lalu lintas tetap terjaga," imbuhnya.

Pengelola Ganti Kerugian

Pihak pengelola siap ganti rugi buntut insiden pecah ban sejumlah mobil yang terjadi di Tol Jagorawi arah Bogor beberapa hari yang lalu. Pengguna jalan yang terdampak akan dihubungi.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan," kata Senior General Manager JMT Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, Sabtu (2/5/2026).

Pihaknya juga meminta maaf kepada pengguna jalan atas insiden yang terjadi. Untuk jalan yang mengalami kerusakan, pihaknya juga telah melakukan perbaikan.

"Berdasarkan penelusuran petugas di lapangan, teridentifikasi delapan titik perkerasan yang mengalami kerusakan mulai dari Km 17 sampai dengan Km 22 ruas Tol Jagorawi arah Ciawi," jelasnya.

Dia mengatakan akan terus memantau hasil pekerjaan perbaikan itu. Hal itu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," ucapnya.

Kondisi Terkini Jalan Rusak

Jasa Marga merespons insiden sejumlah mobil mengalami pecah ban hampir secara bersamaan di Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat karena jalan yang rusak. Jasa Marga mengatakan jalan yang mengalami kerusakan itu sudah diperbaiki.

"PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division memohon maaf kepada pengguna jalan yang mengalami pecah ban bersamaan ketika melintasi Ruas Tol Jagorawi pada Kamis (30/4). Jasa Marga telah menuntaskan pekerjaan perbaikan atas perkerasan permukaan jalan yang mengalami kerusakan," bunyi keterangan Jasa Marga yang diterima, Sabtu (2/4/2026).

Banyak Mobil Pecah Bank di Tol Jagorawi, 8 Titik Jalan Rusak DiperbaikiBanyak Mobil Pecah Bank di Tol Jagorawi, 8 Titik Jalan Rusak Diperbaiki Foto: Dok. Jasa Marga

Berdasarkan penelusuran petugas Jasa Marga, ada delapan titik perkerasan yang mengalami kerusakan mulai Km 17 sampai Km 22 Ruas Tol Jagorawi arah Ciawi. Senior General Manager JMT Regional Division Widiyatmiko Nursejati menjelaskan, Jasa Marga telah menuntaskan perbaikan permanen pada titik-titik kerusakan dan melanjutkan pemantauan atas kualitas perbaikan yang telah dilakukan.

"Kami terus memantau hasil pekerjaan untuk mencegah kerusakan berulang, mempertimbangkan intensitas hujan yang masih cukup tinggi di wilayah Jalan Tol Jagorawi," kata Widiyatmiko.

Selain penanganan pada titik perkerasan jalan tol, petugas mobile customer service, derek, dan armada layanan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) juga siaga membantu pengguna jalan yang mengalami kendala di lapangan serta memastikan arus lalu lintas tetap terjaga. Dia juga menyiapkan ganti rugi kepada korban.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami juga telah menghubungi pengguna jalan yang terdampak serta mengumpulkan data yang dibutuhkan sebagai bagian dari proses klaim atas ganti rugi kerusakan kendaraan yang dialami pengguna jalan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan," kata Widiyatmiko.

(wnv/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |