Pembunuhan brutal menggegerkan warga di Jalan Kurnia, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Pekanbaru, Riau. Seorang wanita lanjut usia tewas dihantam balok kayu berkali-kali.
Tragedi berdarah ini terjadi pada Rabu (29/4/2026). Korban Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) diketahui pertama kali tewas oleh suaminya, Salmon Meha (61).
Tragisnya, pembunuhan tersebut didalangi oleh menantu sendiri. Sang menantu kabur membawa sejumlah perhiasan dan uang valuta asing usai membunuh mertuanya tersebut.
Kasus ini mendapat atensi khusus dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Jenderal lulusan Akpol 1996 ini menekankan bahwa pengungkapan kasus ini bukan sekadar tugas Polri dalam upaya penegakan hukum, tetapi sekaligus kewajiban moral setiap personel yang harus dijaga.
"Jadi bukan karena tugas kalian (personel Polri) menegakkan hukum tetapi itu adalah kewajiban moral, imperatif kategoris yang harus dibatinkan bahwa kalian adalah pelayan," kata Irjen Herry, Sabtu (2/5/2026).
Pembunuhan Didalangi Menantu
Polisi telah mengidentifikasi para pelaku pembunuhan sadis tersebut. Perampokan ini diduga didalangi oleh menantu korban.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta membenarkan adanya keterlibatan menantu Dumaris, wanita berinisial AF.
"Alhamdulillah sudah ada titik terang," kata Muharman saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/5).
AF sempat terekam kamera CCTV di lokasi. Saat melakukan aksinya, AF mengenakan kaus warna hitam dan celana panjang.
AF adalah orang yang pertama kali masuk ke rumah korban dan menyalami korban saat pura-pura bertamu.
Momen saat menantu menyalami lansia di Pekanbaru, Riau, hingga korban dikepruk kayu. (dok. Istimewa)
Menantu dan 3 Pelaku Lain Ditangkap
Polda Riau bergerak cepat menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Empat pelaku kini telah ditangkap.
"Alhamdulillah, tim gabungan Resmob, Jatanras Polda Riau, dan Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku kasus curas (pencurian dengan kekerasan) yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru," ujar Kombes Muharman.
Muharman mengatakan empat pelaku ditangkap di dua lokasi. Mereka ditangkap di tempat persembunyian masing-masing.
"Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara," imbuhnya.
Awal Mula Korban Ditemukan
Pada Rabu (29/4) sekitar pukul 08.00 WIB, Salmon awalnya mengajak istrinya untuk pergi mengurus pajak kendaraan, tapi Dumaris memilih tinggal di rumah.
Sekitar pukul 11.00 WIB, suami korban pulang ke rumah melihat pintu rumah terbuka. Sang suami kemudian masuk ke dalam kamar melihat situasi dalam kamar berantakan.
Suami korban kemudian mengecek korban ke dalam kamar mandi kamar, tapi tidak ada. Setelah itu suami korban memeriksa ke dapur rumah dan melihat istrinya sudah dalam keadaan meninggal dunia dan melihat bercak darah di dalam kamar mandi.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polresta Pekanbaru. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkari untuk diautopsi.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan dari rangkaian peristiwa tersebut, diduga korban dibunuh. Hal ini dibuktikan dari rekaman CCTV yang ada di dalam rumah.
Momen lansia di Pekanbaru tewas usai dipukul berkali-kali oleh perampok terekam CCTV (tangkapan layar CCTV)
Pembunuhan Terekam CCTV
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat awalnya mobil hitam parkir di depan rumah korban. Seorang perempuan berkaus hitam masuk ke dalam rumah diikuti oleh wanita berjaket hoodie yang disusul dua orang pria.
Tak lama kemudian, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut wanita berkaus hitam. Setelah itu, wanita berkaus hitam menyalaminya dan korban duduk di kursi.
Mereka kemudian berbincang-bincang. Di saat itu, pelaku pria yang memakai kaus abu-abu dan bermasker sekonyong-konyong menghantam kepala korban dengan balok kayu yang dia bawa.
Korban dihantam balok kayu berkali-kali hingga terkulai. Para pelaku sempat melihat ke arah CCTV, kemudian si pria tadi merusak CCTV tersebut.
Tonton juga video "Lansia di Lubuklinggau Ditemukan Tewas di Rumahnya"
(mea/dek)

















































