Inginnya Prabowo Agar Konser K-Pop Makin Menjamur di Indonesia

15 hours ago 6
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto disebut ingin penyanyi dan grup musik asal Korea Selatan atau sering disebut K-Pop makin sering konser di Indonesia. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan hal itu telah dibahas Prabowo saat bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

"Dan kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, ini khusus untuk penggemar K-Pop, Bapak Presiden berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop," kata Sugiono dalam diskusi di Kantor Staf Presiden, Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sugiono mengaku baru mengetahui terdapat warga negara Indonesia (WNI) yang juga menjadi anggota grup K-Pop di Korea Selatan. Dia meminta maaf karena baru mengetahui hal tersebut.

"Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu Pak KSP, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance," ucapnya.

Sugiono mengatakan kunjungan Prabowo ke luar negeri menghasilkan kerja sama untuk kepentingan nasional. Termasuk, katanya, hal-hal yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia.

"Tapi tentu saja sekali lagi, kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dari hubungan kita dengan berbagai negara di dunia," ujarnya.

Diketahui, Prabowo beretmu dengan Presiden Lee pada Rabu (1/3/2026) di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House). Pertemuan diawali dengan upacara kenegaraan menyambut Prabowo, dilanjutkan dengan bilateral hingga jamuan makan siang.

Dalam jamuan makan siang itu, sempat hadir anggota grup K-pop Hearts2Hearts asal Indonesia Carmen. Hal itu menarik perhatian Prabowo dan Presiden Lee.

Mereka bertiga lantas mengabadikan foto bersama dengan kompak melakukan simbol jari hati (finger heart). Pose itu sering digunakan para idola K-Pop bagi para penggemarnya.

Prabowo Ingin Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Selain soal kunjungan ke Korsel, Sugiono juga menjelaskan pertemuan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sugiono menyebut Prabowo dan Putin membahas kerja sama antariksa. Dia mengatakan Prabowo berencana mengirim putra-putri terbaik Indonesia mengikuti program kosmonaut di Rusia.

"Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Bapak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonautnya Rusia," kata Sugiono.

Dia mengatakan langkah tersebut merupakan upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia Indonesia di sektor teknologi tinggi. Dia mengatakan eksplorasi luar angkasa menjadi salah satu parameter keunggulan teknologi.

"Karena ini merupakan satu parameter bahwa suatu negara memiliki keunggulan di bidang teknologi, kemudian bisa mengirimkan awak ataupun alat ke orbit," ujarnya.

"Oleh karena itu Bapak Presiden juga kemarin menyampaikan bahwa menjajaki kemungkinan untuk mengirimkan orang-orang Indonesia untuk bisa menjalani program pelatihan kosmonaut tersebut," lanjut Sugiono.

(haf/haf)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |