Balita di Lombok Merayap ke Genteng, Momen Evakuasinya Menegangkan

4 hours ago 2

Lombok Tengah -

Viral video seorang bocah laki-laki yang merayap di atas genteng rumah di Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Warga dan tetangga terdengar berteriak histeris dan panik melihat aksi balita itu.

Dilansir detikBali, terlihat pula seorang wanita dewasa yang diduga ibu korban berusaha membujuk balita tersebut agar tidak bergerak, sementara warga lain berupaya melakukan penyelamatan.

Berdasarkan penelusuran detikBali, balita tersebut diketahui bernama Muhammad Riski Noprian (2), anak dari Eliza, warga Lingkungan Gonjak, Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eliza menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Eliza terkejut melihat anaknya sudah berada di atas genteng rumah yang cukup ekstrem. Dari penelusuran, Riski diduga naik ke atap melalui kandang ayam yang berada tepat di bawah bangunan rumah.

"Dia naik lewat sini (kandang ayam)," kata Eliza kepada awak media, Rabu (22/4/2026).

Eliza mengaku bingung cara menurunkan anaknya. Beruntung, saat itu seorang tukang proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bekerja tak jauh dari rumahnya datang membawa tangga. Buruh proyek itu kemudian naik ke atas genteng dan menyelamatkan Rizki.

"Saya panik. Anak saya diturunkan pakai tangga, diambil sama tukang di sana," kata Eliza sembari menunjukkan proyek dapur MBG di sebelah rumahnya, Kamis (23/4/2026).

 Edi Suryansyah/detikBali)Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, saat menggendong bocah viral yang merayap ke genteng rumah di Lombok Tengah. (Edi Suryansyah/detikBali)

Eliza mengatakan proses penurunan anak lanangnya itu cukup menegangkan. Di tengah kepanikan itu, Eliza dan keluarganya berupaya meminta anak balitanya yang merayap di genteng itu untuk tak bergerak.

"Sekitar satu jam (di atas genteng)," imbuhnya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, membenarkan balita tersebut merupakan warganya. Ia mengaku awalnya mengetahui kejadian itu dari media sosial.

"Awalnya saya mengetahui itu melalui media sosial. Tapi setelah kami mendapat informasi dari kolom komentar adalah warga Gonjak, lalu saya konfirmasi ke Kepala Lingkungan, dan mendapatkan informasi bahwa itu adalah anaknya Eliza," ujarnya.

Setelah memastikan informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi rumah korban dan memberikan edukasi kepada orang tua. Ia juga mengimbau para orang tua yang memiliki anak balita untuk lebih meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

Proses penurunan Riski dari atas genteng rumahnya berlangsung dramatis dan menegangkan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita pada Selasa (21/4).


Baca selengkapnya di sini dan di sini

(idh/dhn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |