Rehab-Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Pemerintah Gelontorkan Rp 38 T

2 hours ago 1

Jakarta -

Mendagri Tito Karnavian mengungkap pemerintah sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 38 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Anggaran itu disebar ke 25 kementerian, terbanyak dialokasikan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Saya informasikan dalam tahap rehab recon ini, Pak Presiden sudah mengalokasikan dan sudah Menteri Keuangan sudah mencairkan ke 25 kementerian/lembaga sebanyak lebih kurang 38 triliun, paling besar di Kementerian PU," kata Tito kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari anggaran tersebut, 4.922 sekolah sudah dilakukan perbaikan. Perbaikan juga dilakukan untuk jalan, jembatan, hingga sungai.

"Tadi juga dengan Dikdasmen kita press release untuk memperbaiki 4.922 sekolah. Kemudian yang untuk Kementerian PU ini selain jalan, jembatan, bangunan, juga sungai-sungai," ujarnya.

"Termasuk dam, ini buat sabo dam gitu ya. Saya sudah melihat langsung di Tapanuli Tengah dibangun sabo dam," lanjut Tito.

Tito selaku Kepala Satgas Penanganan Bencana Sumatera mengatakan wilayah Sumatera memang masih menjadi perhatian. Sebab, usai bencana 3 provinsi terjadi, masih ada potensi bencana susulan.

"Nah begitu terjadi bencana, masih ada lagi bencana-bencana susulan. Kenapa? Karena di daerah Sumatra di Aceh, kemudian Sumatra Utara dan Sumatra Barat ini masih ada hujan," ujarnya.

"Jadi ini agak kontras dengan situasi Jambi, Sumsel, Riau yang terjadi kekeringan air. Di bagian barat Sumatra khususnya bagian utara, di Aceh, di pegunungan misalnya di Gayo itu hujan lebat masih," imbuhnya.

Bencana susulan itu terjadi karena potensi hujan lebat yang berlangsung di wilayah Sumatera. Ia memastikan akan terus bekerja keras menangani tantangan penyelesaian dampak bencana.

"Kemudian di Kota Padang juga berapa 2 atau 3 bulan lalu juga banjir lagi. Dan sekarang kita lihat banjir bandang di Kabupaten Solok. Yang dulu juga terdampak juga. Jadi kita prihatin, tapi kita terus bekerja. Saya kira itu," ujarnya.

Tonton juga video "Menteri PKP Ungkap 500 Huntap Pascabencana Sumatera Sudah Rampung"

(eva/gbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |