Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menjelaskan soal relokasi SMPN 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi ke Ciracas. Menurutnya, relokasi tersebut untuk menjadikan SMPN 4 sebagai sekolah unggulan.
Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri, Rabu (2/9/2026), menunjukkan lahan di Ciracas yang akan menjadi lokasi baru SMPN 4 Kota Serang. Ia menyebut ada lahan seluas sekitar 2 hektare yang akan menjadi lokasi sekolah.
Di lahan tersebut sudah ada bangunan sekolah setengah jadi yang dibuat sekitar 2007. Lokasi tersebut awalnya akan menjadi lokasi relokasi SMPN 2 Kota Serang, tapi batal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nuri, pembangunan sudah tak bisa dilakukan di SMPN 4 Kota Serang yang sekarang. Dengan anggaran sekitar Rp 5-7 miliar akan dibangun kebutuhan untuk sekolah unggulan.
"Ini dalam konteks wacana, menjadikan sekolah SMP 4 menjadi sekolah unggulan," ujar Nuri.
"Dan kebetulan di SMP 4 itu, menurut pertimbangan kita dengan kajian yang komprehensif sedang kita jalani sekarang adalah, sudah tidak memadai. Ciri khas menjadi sekolah unggulan itu harus punya lab, harus punya sarana olahraga, sarana belajar yang memadai," kata Nuri.
Menurut Nuri, pembangunan di Ciracas akan dilakukan pada 2027. Sedangkan untuk pemindahan akan dilakukan paling cepat pada 2028.
"Paling bisa dilakukan tahun ajaran 2028-2029 paling bisa dilakukan kalau tahapannya sekarang," ucapnya.
Menurut Nuri, saat ini Pemkot Serang masih mengkaji soal pemindahan sekolah itu. Ia menyebut semua aspek akan dilihat.
"Sekarang sedang kajian komprehensif," ujarnya.
Menurut Nuri, lokasi bekas SMPN 4 Kota Serang tak sepenuhnya jadi lokasi parkir untuk kawasan bisnis. Ia menyebut bangunan itu akan dipakai untuk beberapa kegiatan masyarakat, termasuk untuk berkumpul.
"Kemarin sih di-explain itu deskripsinya ada ruang, ada buat penataan parkir, ada buat edukasi juga di sana. Di sana ada ruang rooftop-nya, tempat diskusi, kayak kafe begitu," katanya.
Nuri mengatakan akan ada koordinasi dengan semua pihak, baik murid, orang tua, guru, maupun komite sekolah.
"Nanti ada kita akan koordinasi dengan orang tua murid, bicara dengan muridnya, diskusi, bermusyawarah dengan orang tua murid melalui komite dan sekolah nanti di sana. Kita akan selesaikan semua dengan rapi itu semua, ya," ujarnya.
Komite SMPN 4 Kota Serang sebelumnya mempertanyakan wacana pemindahan gedung sekolah dari Jalan Juhdi, Kecamatan Serang, ke Ciracas. Komite mengatakan kondisi itu akan berdampak pada siswa di sekitar sekolah atau zonasi.
"Saya tidak dalam posisi menerima atau menolak dulu. Jadi, tapi dalam posisi: kenapa harus dipindahkan? Cara berpikirnya begitu, kan," kata Ketua Komite Sekolah SMPN 4 Kota Serang, Mohammad Safari, di Serang, Senin (31/8).
Menurutnya, SMPN 4 Kota Serang sudah memiliki ekosistem. Dia mengatakan murid di sekolah itu banyak yang tinggal tak jauh dari sekolah.
"Apabila ini dipindahkan ke tempat lain yang jauh, berarti sistem zonasi tidak berlaku untuk wilayah yang ada di sini, kan begitu kan. Ke mana larinya?" ujarnya.
Simak Video "Dirut Waskita Kunjungi Sekolah Rakyat Jatim, Pastikan Tahap Pembangunan Lancar"
[Gambas:Video 20detik]
(aik/rfs)

















































