Jakarta -
Pemerintah daerah (Pemda) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas nasional. Kontribusi tersebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan ekonomi secara berkelanjutan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menjelaskan Kemendagri telah melakukan berbagai upaya untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan produktivitas daerah. Hal ini dilakukan dengan meminta Pemda agar melakukan efisiensi dan optimalisasi belanja sehingga penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.
Tito menjelaskan salah satu upaya untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah adalah pengendalian inflasi daerah. Kemendagri bersama kementerian dan lembaga terkait secara konsisten melakukan rapat mingguan dengan seluruh Pemda untuk memantau inflasi sekaligus membahas langkah pengendaliannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mendagri ditunjuk dengan Perpres (Peraturan Presiden) sebagai koordinator tim pengendali inflasi daerah, dan kami lakukan [rapat] secara konsisten sudah hampir tiga tahun," terangnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).
Tak hanya itu, Tito juga meminta Pemda agar berinovasi mengembangkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat kecil. Upaya optimalisasi pendapatan daerah juga dapat dilakukan melalui digitalisasi penerimaan pajak dan retribusi yang telah ada.
Langkah tersebut diyakini dapat memastikan seluruh pajak maupun retribusi benar-benar masuk ke kas daerah.
Apresiasi Pemda dan Forum Akselerator Negeri
Sejalan dengan upaya-upaya tersebut, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk mendorong kinerja daerah melalui pemberian apresiasi bagi pemerintah daerah yang menunjukkan capaian terbaiknya.
Kemendagri akan memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di empat bidang utama, yaitu pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta creative financing.
Selanjutnya, acara ini juga menghadirkan Forum Akselerator Negeri sebagai platform kolaboratif nasional. Forum ini dirancang untuk mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, UMKM, akademisi, hingga publik dalam satu ekosistem dialog dan aksi.
Rangkaian kegiatan akan diisi dengan talk show interaktif serta panel diskusi antara Menteri Dalam Negeri dan kepala daerah se-Sumatera. Acara tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Februari 2026, pukul 16.00 WIB di Wyndham Opi Hotel, Palembang dan dapat disaksikan secara streaming melalui platform detikcom.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat serta komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
(anl/ega)

















































