Jakarta -
Warga antusias menjajal rute baru LRT Jakarta pada akhir pekan ini. Kepadatan calon penumpang terlihat mengular hingga memenuhi area peron Stasiun LRT Manggarai hari ini.
Pantauan detikcom di Stasiun LRT Manggarai, Sabtu (19/9/2026) sejak siang hari, kepadatan terjadi di sepanjang peron arah Kelapa Gading. Area peron yang tidak terlalu luas membuat barisan antrean tampak memanjang dari depan hingga belakang.
Padatnya calon penumpang membuat ruang gerak di area tersebut kian terbatas. Mereka yang datang tampak dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak, remaja, hingga kelompok lansia. Mereka memanfaatkan momen libur akhir pekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas keamanan stasiun tampak terus bersiaga mengatur alur antrean. Sesekali petugas juga tampak melayani berbagai pertanyaan dari calon penumpang, mulai informasi rute perjalanan hingga merespons keluhan terkait waktu tunggu kedatangan kereta.
Wulan, warga asal Bogor, sengaja datang bersama suami dan kedua anaknya untuk menjajal LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. Wulan mengaku sempat mengantre sekitar 20 menit hanya untuk bisa masuk ke dalam gerbong.
"Tadi berempat sama anak dan suami, jalannya dari Manggarai terus turun di Velodrome. Tadinya mau ke Kelapa Gading, cuma nggak cukup waktunya jadi balik lagi," ucap Wulan.
Wulan menilai kehadiran rute baru ini sangat membantu mobilitas masyarakat. Dia menyarankan agar jumlah rangkaian kereta serta frekuensi keberangkatannya ditambah agar antrean penumpang tidak menumpuk.
"Kesannya sih bagus ya, udah memudahkan. Cuma karena masih dua gerbong aja, jadi masih antre tadi di dalam. Padat banget, mungkin karena baru ya. Paling sarannya nambah gerbong sama tiap berapa menit gitu ya, karena kulihat masih 15 menit waktu tunggunya. Jadi kalau baiknya sih tiap 5 menit udah ada lagi keretanya," tutur Wulan.
Warga lainnya bernama Wahyu (29) juga merasakan sensasi naik LRT Kelapa Gading-Manggarai pertama kali hari ini. Dia berencana pergi ke Kelapa Gading bersama rekan-rekannya itu mengaku sudah berdiri mengantre selama setengah jam.
"Setengah jamlah (antre). Mau ke Kelapa Gading sama teman-teman. Emang janjian iseng mau coba, baru operasi kan. Tapi kaget aja ternyata antre panjang. Kayaknya orang-orang mikirnya sama mau coba mumpung libur kali ya," kata Wahyu saat ditemui di lokasi.
Meski harus menunggu lama, Wahyu memilih tetap bertahan di barisan peron. Menurutnya, rute ini memiliki potensi besar untuk memangkas waktu tempuh Jakarta Selatan menuju Jakarta Utara. Meski begitu, Wahyu menyebut kapasitas operasional LRT Jakarta masih perlu terus dievaluasi.
"Harusnya efektif ya karena rute Jaksel-Jakut itu nggak banyak. Ada juga busway yang ke Priok sama Pluit. (Kalau) KRL harus transit. Tapi kalau hari biasa juga tetap seramai ini, nggak kondusif sih. Nggak tahu juga kalau hari biasa sepadat ini apa nggak," imbuh dia.
Di sisi lain, panjangnya antrean membuat sejumlah calon penumpang mengurungkan niat untuk mencoba LRT Kelapa Gading-Manggarai. Salah satunya Lina (24), warga Jakarta Selatan, yang berniat mengajak ibunya mencoba rute baru tersebut.
"Antrenya panjang banget, ibu saya nggak kuat nunggunya," ungkap Lina saat memilih putar balik menuruni tangga peron.
"Tadinya mau ngajakin Ibu cobain LRT ini, tapi kayaknya kesiangan. Jadi udah ramai banget di atas. Pas naik ke atas, udah panjang antreannya, jadi kita pulang aja. Nanti kapan-kapan coba lagi," pungkasnya.
(ond/ygs)


















































