Stadion Taman Sari Dikaji Buka hingga Malam, Warga Diminta Isi Kuesioner

3 hours ago 3

Jakarta -

Pengelola Stadion Taman Sari, Jakarta Barat, mengkaji kemungkinan penambahan jam operasional stadion. Warga pun diminta isi kuesioner untuk memberi masukan kepada pengelola.

Koordinator Fasilitas Stadion Taman Sari Vicky, mengatakan kajian tersebut dilakukan berdasarkan masukan dari masyarakat. Saat ini, pihaknya tengah menyebarkan kuesioner untuk mengetahui kebutuhan dan antusiasme warga terhadap penambahan jam operasional.

"Ini sedang berproses saya share kuesioner ke masyarakat terkait penting atau urgensi penambahan jam operasional Stadion Taman Sari," kata Vicky saat dihubungi, Jumat (19/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Vicky, hingga saat ini sudah ada sekitar 180 responden yang mengisi kuesioner tersebut. Data itu nantinya akan menjadi bahan penyusunan kajian untuk dilaporkan kepada Dinas terkait.

"Saya lihat sih sudah ada 180-an responden lah yang masuk," ujarnya.

Vicky menegaskan kajian yang dilakukan bukan semata-mata mengenai pengadaan lampu. Hal utama yang ingin dilihat ialah kebutuhan masyarakat terhadap penambahan jam operasional Stadion Taman Sari.

"Jadi esensinya tuh bukan tentang lampu ya, tapi penambahan jam operasional Stadion Taman Sari," tuturnya.

Menurutnya, jika jam operasional diperpanjang hingga malam, sejumlah fasilitas pendukung otomatis perlu disiapkan. Salah satunya penerangan.

"Nah, nanti rencananya saya mau buat kajian. Buat kajian sebagai bentuk laporan ke pimpinan bahwa ini ada masyarakat yang sebenarnya antusias nih untuk dibuka jam operasionalnya," katanya.

Vicky berharap kajian tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kebijakan, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, dalam melakukan perencanaan.

"Harapannya menjadi dasar juga bagi stakeholder atau perencana, dalam hal ini kan Dinas Pemuda dan Olahraga, bisa melakukan perencanaan," ujarnya.

Vicky mengatakan penambahan jam operasional tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan fasilitas lainnya. Jika stadion nantinya dapat digunakan hingga malam, penerangan dan aspek keamanan juga perlu diperhatikan.

"Nanti kan otomatis ketika jam tambah operasional itu kan pasti ada harus didukung oleh fasilitas-fasilitasnya,"ungkapnya.

Dia menyebut kebutuhan fasilitas tersebut juga dimasukkan dalam kuesioner yang disebarkan kepada masyarakat.

"Di kuesioner itu kan juga ada kebutuhan apa pelengkapnya? Pasti satu, dari sisi keamanan, CCTV, nanti lampu," jelasnya.

Dengan demikian, rencana penambahan jam operasional nantinya tidak hanya berfokus pada lampu, tetapi juga sarana dan prasarana pendukung lainnya.

"Kalau nanti bisa malam hari, otomatis sarana-prasarana ini pun pasti bertambah," tambahnya.

Harapan untuk Stadion

Di sisi lain, Vicky mengatakan penambahan jam operasional diharapkan dapat membuka akses bagi warga yang selama ini tidak sempat berolahraga karena baru tiba di rumah pada sore atau malam hari.

"Harapan kami, bisa Stadion Taman Sari ini bisa menambah operasionalnya biar bisa lini masyarakat yang tadinya nggak sempat waktunya, yang bisanya habis Magrib baru nyampe rumah kan bisa meluangkan waktu olahraga," tuturnya.

Dia menyebut kajian tersebut masih berada di tahap awal. Setelah kuesioner selesai, pihaknya akan menyusun kajian yang kemudian ditargetkan untuk disampaikan kepada Dispora DKI.

"Nah, mungkin target saya sebulan ini kita bisa rampung kajiannya, jadi bisa disetorkan atau bisa dipresentasikan ke Dinas," katanya.

Vicky berharap kajian tersebut juga dapat mendorong rencana revitalisasi Stadion Taman Sari apabila mendapat dukungan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

"Syukur-syukur kan diperbaiki, jadi dulu yang rencana adanya proses rencana revitalisasi bisa terwujud," pungkasnya.

(bel/zap)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |