5 Hal soal Rektor Unsoed Kena OTT KPK Terkait Suap Penerimaan Maba

3 hours ago 5
Jakarta -

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Akhmad Sodiq, terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Sodiq ditangkap KPK terkait suap penerimaan mahasiswa baru kedokteran.

"Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor UNSOED," ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (21/8/2026).

Akhmad Sodiq ditangkap dalam OTT yang berlangsung pada Kamis (20/8). Sampai saat ini, pihak yang diamankan dalam OTT KPK masih berstatus terperiksa. KPK masih punya waktu untuk menentukan status hukum para pihak yang kena OTT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini fakta-fakta yang terhimpun sampai saat ini:

Ditangkap Saat di Jakarta

KPK membeberkan Sodiq ditangkap saat sedang berada di Jakarta. Dia pun langsung digiring ke gedung KPK setelah ditangkap.

"Kalau Rektor dari kemarin sudah berada di Gedung Merah Putih karena posisi yang bersangkutan memang sedang di Jakarta," terang Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

14 Orang Diamankan

Selain Sodiq, ada 13 orang lainnya yang terkena operasi tangkap tangan (OTT). Sodiq ditangkap di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, bersama 11 orang lainnya dan dua orang di Jakarta.

"Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo.

"Sedangkan dua belas orang yang diamankan di Purwokerto, menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas," sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan di Polrestabes Banyumas, Budi menyebutkan penyidik akhirnya membawa tujuh orang ke Jakarta sehingga saat ini total ada sembilan orang yang tengah menjalani pemeriksaan di Jakarta.

"Sehingga sampai dengan saat ini pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK, total sejumlah 9 orang," ucapnya.

2 Wakil Rektor Turut Diamankan

KPK ternyata juga menangkap dua Wakil Rektor Unsoed dalam OTT di Purwokerto kemarin. Wakil Rektor II dan III ditangkap oleh KPK.

Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan dua Warek Unsoed yang turut ditangkap KPK adalah Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno. Norman merupakan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unsoed, sementara Kuat selaku Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unsoed.

"Benar (2 Warek ikut diamankan). Warek II dan III," kata Budi.

Suap Penerimaan Mahasiswa Baru Kedokteran

KPK lantas mengungkap perkara yang menjerat Sodiq. Yang bersangkutan ternyata terjerat kasus suap penerimaan mahasiswa baru kedokteran.

"Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Unsoed atau Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto ini diduga terkait dengan penerimaan mahasiswa di antaranya di Fakultas Kedokteran," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo.

Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita sejumlah uang. "Memang ada sejumlah uang bernilai ratusan juta untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana," lanjutnya.

Ruangan Rektor-Warek Disegel

Buntut OTT tersebut, KPK pun kini menyegel ruangan Rektor dan semua jajaran Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Penyegelan tersebut dilakukan setelah KPK melakukan OTT terhadap Rektor Unsoed, Prof Akhmad Sodiq, dan sejumlah pejabat.

Juru bicara Unsoed, Edi Santoso, menjelaskan, lantai tiga gedung rektorat sudah steril dan tidak bisa diakses. Ia berkata seluruh ruang di lantai tersebut telah disegel KPK.

"Ya di ruangan di lantai tiga ruang rektorat disegel semuanya. Ya ruangan lantai tiga itu Rektor dan Warek," kata Edi.

Meski begitu, Edi mengaku belum melihat sendiri seperti apa bentuk penyegelan yang dilakukan oleh KPK. Sebab, saat ini kondisinya sudah steril.

"Saya sendiri belum ke sana (lantai 3), tapi informasi dari pegawai, ya memang ruangan disegel, ya. Rektor dan Wakil Rektor, semuanya," terangnya.

(maa/maa)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |