Tumbuh 6,35%, Pertumbuhan Ekonomi Jember Lampaui Jatim hingga Nasional

3 days ago 11

Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember tembus di angka 6,35% di kuartal I 2026. Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember Gatot Triyono mengatakan capaian ini membawa Jember tidak hanya memimpin di wilayah Sekar Kijang, tetapi juga berhasil melampaui pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur maupun pertumbuhan ekonomi Nasional.

"Keberhasilan Jember menyentuh angka 6,35% ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan tata kelola pemerintahan yang responsif. Faktor utama yang mendorong lompatan besar ini adalah komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerapkan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran serta pelaksanaan program kerja yang efektif dan efisien di lapangan," kata Gatot dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan dominasi ekonomi Jember di Q1 terlihat sangat kontras ketika disandingkan dengan indikator makro wilayah lain serta angka agregat provinsi dan pusat.

"Pertumbuhan Jember (6,35%) unggul tebal 0,74 poin di atas pertumbuhan Nasional yang berada di angka 5,61%, serta melebih angka pertumbuhan Provinsi Jawa Timur sebesar 5,96% (selisih 0,39 poin)," tuturnya.

"Jember sukses mengungguli kabupaten tetangga di wilayah eks-karesidenan Besuki dan sekitarnya. Jember memimpin di atas Banyuwangi (6,14%), Lumajang (5,89%), Situbondo (5,50%), dan Bondowoso (5,42%)," sambungnya.

Dia mengatakan capaian itu merupakan hasil dari strategi intervensi anggaran yang fokus pada sektor-sektor produktif. Realisasi APBD yang dipercepat sejak awal tahun, dipadukan dengan efisiensi birokrasi, memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah langsung berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat bawah.

"Pelaksanaan program yang efektif di sektor ketahanan pangan, stimulus UMKM, serta percepatan infrastruktur strategis berhasil menstimulasi daya beli masyarakat Jember secara agregat. Kebijakan yang tepat sasaran ini terbukti mampu meminimalkan sumbatan ekonomi dan menciptakan iklim investasi daerah yang sangat bergairah," ujarnya.

Dia mengatakan dengan capaian Q1, Kabupaten Jember kini resmi memegang tongkat estafet sebagai lokomotif penggerak ekonomi utama di kawasan timur Jawa Timur.

"Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus menjaga ritme pengelolaan anggaran yang akuntabel dan akselerasi program yang efektif agar tren positif ini konsisten bertahan, bahkan meningkat, di kuartal-kuartal berikutnya," tutupnya.

Simak juga Video 'Dasco-Bos Danantara Bahas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi':

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |