SMA Kemala Taruna Bhayangkara Usung Misi Cetak Pemimpin, Padukan 3 Aspek Kunci

4 days ago 11

Jakarta -

Karowatpres SSDM Polri, Brigjen Budhi Herdi Susianto, mengatakan SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan melahirkan pemimpin di masa depan. Di sekolah akan ditekankan tentang keseimbangan kecerdasan, fisik, dan karakter.

"SMA Kemala Taruna Bhayangkara ini memang kita rancang sebagai leadership incubator. Artinya, memang kita ingin melahirkan pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang," kata Brigjen Budhi dalam program detikSore, Rabu (26/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budhi mengatakan penguasaan akademik memang penting. Namun, kata dia, pendidikan karakter juga harus ditekankan pada siswa.

"Memang akademik penting, tapi karakter tidak kalah penting sehingga dalam SMA Kemala Taruna Bhayangkara kita akan menyeimbangkan antara mind, body and soul. Jadi, selain orang pintar, kita juga ingin fisiknya kuat dan punya karakter yang kuat," ucap dia.

Dia menjelaskan di SMA ini juga bakal diajarkan terkait nilai-nilai kebayangkaraan. Para siswa diharapkan akan cinta Tanah Air dan mampu bersaing secara global.

"Dua belas nilai kebayangkaraan ini kita tanamkan pada siswa-siswa yang ada di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sehingga nantinya diharapkan mereka siap bersaing di tingkat global, di tingkat dunia, tapi mereka punya rasa cinta Tanah Air yang tinggi," jelas dia.

"Sehingga nanti mereka diharapkan, walaupun belajar nanti melanjutkan kuliah di top hundred university di dunia, mereka akan ingat dan akan kembali ke Indonesia, mereka akan membangun Indonesia. Ini harapan Bapak Presiden bahwa kita harus berani bersaing dengan global, tapi juga tidak melupakan tanah air kita," lanjutnya.

Pendaftaran Siswa Baru Dibuka

Sementara itu, Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Erthel Stephan mengatakan tahun ini adalah tahun kedua penerimaan siswa baru. Tahun lalu, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerima 120 siswa.

"Untuk programnya ini sudah tahun kedua, tahun pertama kami sudah mulai tahun lalu sebanyak 120 orang, itu full beasiswa, boarding school, kemudian mereka ini kita saring atau kita seleksi dari 1.756 orang tahun lalu," kata Brigjen Erthel.

Pendaftaran untuk tahun ini telah dibuka sejak 28 Oktober lalu. Pendaftaran akan ditutup pada 30 November mendatang.

"Kalau untuk tahun ini kita sudah mulai sosialisasi di bulan Oktober, kemudian satu bulan penuh kita buka pendaftaran dari tanggal 28 Oktober saat Sumpah Pemuda. Insyaallah nanti tanggal 30 November kita tutup pendaftaran," tutur dia.

(lir/knv)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |