Pramono Perpanjang PJJ di Jakarta Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

3 hours ago 5
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah di Jakarta hingga besok. Keputusan ini diambil karena abu vulkanik masih ditemukan di sejumlah wilayah meski kondisinya mulai membaik.

Pramono mengatakan dia telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta terkait kondisi terkini abu vulkanik di Jakarta.

"Yang pertama mengenai PJJ, pembelajaran jarak jauh. Tadi saya sudah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pendidikan, dan sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, Pramono menyebutkan abu vulkanik masih terdapat di beberapa daerah. Karena itu, Pemprov DKI memutuskan memperpanjang PJJ selama satu hari.

"Tetapi di beberapa daerah masih ada, dan kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ ini sampai dengan besok. Sehingga dengan demikian PJJ di Jakarta sampai dengan besok," ujarnya.

Pramono meminta Dinas Pendidikan segera menerbitkan surat edaran sebagai dasar pelaksanaan PJJ tersebut.

"Nanti saya minta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti itu karena di Jakarta tidak cukup hanya dengan statement saya, tetapi harus ada SE (Surat Edaran) Kepala Dinas Pendidikan untuk mengatur hal tersebut," lanjutnya.

Water Mist juga Dilanjut

Selain memperpanjang PJJ, Pemprov DKI masih melakukan sejumlah langkah penanganan abu vulkanik. Salah satunya melalui operasi water mist yang akan terus dilakukan hingga besok.

Pramono juga meminta gedung-gedung yang memiliki fasilitas water mist turut mengoperasikannya guna membantu mengurangi dampak abu vulkanik.

"Water mist itu terus kita lakukan sampai dengan besok. Dan kami bahkan sudah meminta kepada gedung-gedung yang mempunyai fasilitas untuk water mist, kami minta untuk bisa dilakukan itu," jelasnya.

Pemprov DKI juga tetap membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah tempat umum. Pramono menambahkan, kondisi abu vulkanik yang membaik membuat Pemprov DKI tidak mengeluarkan kebijakan baru terkait aktivitas aparatur sipil negara (ASN). ASN tetap masuk kantor seperti biasa besok dengan menggunakan masker.

"Karena kondisinya sudah membaik, jadi besok ASN-hari ini kan sebenarnya juga diatur untuk masuk seperti biasa, hanya kami meminta untuk memakai masker. Jadi dengan demikian untuk ASN tidak ada rencana baru untuk besok, yang ada hanya untuk PJJ-nya saja," imbuhnya.

(bel/jbr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |