Cetak Talenta Hijau, PT CCEPC Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026

4 hours ago 6

Jakarta -

PT CCEPC Environment Protection and Energy Comprehensive Utilization Indonesia (PT CCEPC Indonesia) terus memperkuat komitmen pengembangan talenta hijau nasional. Upaya nyata ini berhasil membawa perusahaan meraih 'Apresiasi atas Pengembangan Talenta di Bidang Energi Terbarukan' dalam ajang Anugerah Ekonomi Hijau 2026 dari detikcom.

Perusahaan rekayasa teknik internasional ini dinilai sukses menjalin kerja sama strategis dengan institusi pendidikan vokasi. Kemitraan ini bertujuan memberikan transfer kompetensi terkait energi terbarukan global kepada generasi muda. PT CCEPC Indonesia sukses memposisikan diri sebagai jembatan penghubung standar industri hijau dengan tenaga kerja lokal.

Langkah nyata diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman tripartit pada 2 Desember 2025. Perusahaan resmi menggandeng Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan Wuhan Electric Power Technical College (WHETC) dari Tiongkok. Sinergi ini ditandai dengan peresmian fasilitas Wuhan Electric Power Technical College Indonesia Green Energy Talent Development Base di kampus PNUP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pusat pengembangan ini difokuskan untuk mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kelistrikan terbarukan. Executive Director PT CCEPC Indonesia Gao Hai menyambut baik penghargaan atas inisiatif lintas institusi tersebut.

"Penghargaan ini kami terima dengan rendah hati sebagai apresiasi atas langkah awal yang kami bangun bersama PNUP dan WHETC. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka ruang bagi generasi muda Indonesia untuk mengenal teknologi energi hijau, praktik engineering, dan standar industri," ujar Gao.

Pengembangan kapasitas talenta lokal kini menjadi salah satu fokus utama kemitraan perusahaan di Indonesia. Pengalaman panjang serta penguasaan teknologi dari Tiongkok dinilai perlu dikalibrasi ulang agar selaras dengan kebutuhan industri domestik. Gao memandang proses lokalisasi menuntut kesediaan semua pihak untuk terus saling belajar.

"Bagi kami, lokalisasi tumbuh melalui proses saling belajar. Pengalaman engineering dan teknologi dari Tiongkok perlu dipadukan dengan kebutuhan Indonesia serta kemampuan talenta lokal. Karena itu, kami melihat kerja sama dengan PNUP dan WHETC sebagai proses jangka panjang yang akan terus dikembangkan bersama," papar Gao.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menjaga relevansi materi pembelajaran vokasi dengan dinamika sektor kelistrikan. Kolaborasi bersama PNUP dan WHETC diharapkan dapat tumbuh secara bertahap dan memberi manfaat luas bagi talenta muda. Strategi ini dirancang untuk menghadirkan nilai tambah yang bertahan melampaui masa pelaksanaan proyek.

Simak juga Video 'Peraih Figur Penggerak Ekonomi Hijau':

(akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |