Pandji Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Materi Stand Up 'Mens Rea'

3 hours ago 3

Jakarta -

Pandji Pragiwaksono kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan ini buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakan Pandji.

Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah yang diwakili oleh kiai bernama Sudirman. Laporan ini pun telah teregister dengan nomor LP/B/567/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Salah satu perwakilan Majelis Pesantren Salafiyah, Kiai Matin Syarkowi, mengungkapkan alasan melaporkan Pandji ke Polda Metro. Dia mengatakan Majelis Pesantren Salafiyah menilai salah satu materi yang dibawakan Pandji dalam stand-up comedy 'Mens Rea' telah menistakan agama Islam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Matin menyebut materi Pandji yang dianggap menistakan agama Islam adalah mengenai narasi orang yang tidak pernah bolong salatnya alias rajin, apakah otomatis menjadi orang baik. Dia mengatakan, dalam materi stand-up comedy 'Mens Rea', Pandji menyebut tidak.

"Dalam keyakinan kami sebagai umat Islam, salat itu ada salat fardu, ada salat sunah. Orang yang rajin salat, tidak pernah meninggalkan, karena tidak pernah bolong-bolong, diyakini dia adalah orang baik. Yang menjamin baik itu nas Al-Qur'an dan Hadis," terang Matin di gedung SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026).

"Lalu di mana salahnya? Pandji kemudian menyambung narasi itu dengan memperumpamakan, kalau kita yakini sebagai analogi, dengan siswa yang tidak pernah bolos. Ujung-ujungnya kata dia, 'seperti saya, goblok'. Sehingga ini bisa atau dapat dimaknai orang yang rajin salat, belum tentu baik, dan bisa jadi goblok," lanjutnya.

Matin pun menyampaikan, saat membuat laporan, pihaknya turut serta membawa bukti. Salah satunya rekaman video acara 'Mens Rea' yang ditayangkan di platform Netflix.

"Ada (barang bukti). Sudah kita serahkan ke situ, apa, flashdisk dan lain-lain kita ada. Iya (isi rekaman acara 'Mens Rea' di Netflix)," tutur Matin.

Sebelumnya, Pandji juga telah dilaporkan terkait dugaan penghasutan di muka umum dan dugaan penistaan agama berkaitan dengan pernyataannya dalam acara stand-up comedy bertajuk 'Mens Rea'.

Adapun dalam salah satu laporan, pelapor adalah Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Pelapor menilai materi yang disampaikan Pandji membuat kegaduhan dan dapat menimbulkan perpecahan.

Polda Metro Jaya sudah memeriksa sejumlah ahli dan saksi untuk menyelidiki laporan dugaan penistaan agama Pandji. Pemanggilan terhadap Pandji sudah dijadwalkan.

"Sudah dijadwalkan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Selasa (20/1).

Iman belum memerinci kapan pastinya pemeriksaan akan digelar. Dia menegaskan pemeriksaan Pandji akan dilakukan setelah pihak kepolisian melengkapi keterangan ahli hingga saksi lainnya yang terkait dengan laporan tersebut.

"Kami lengkapi dulu pemeriksaan saksi yang lainnya dan dengan yang ahli. Baru nanti kami jadwalkan terhadap terlapor (Pandji)," ujarnya.

Hingga kini sudah 10 saksi dan ahli yang diperiksa polisi. Iman menambahkan Pandji dipolisikan atas tiga laporan polisi (LP) dan dua pengaduan masyarakat (dumas) buntut gaduh 'Mens Rea'.

"Karena ada beberapa laporan polisi dan pengaduan yang masuk ke Polda Metro Jaya. Saat ini sudah tercatat 3 laporan polisi dan 2 pengaduan masyarakat yang berhubungan dengan," tuturnya.

(dek/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |