Kisah Buaya 'Lisa' di Depok Bikin Waswas karena Dekat Sekolah

2 hours ago 2
Kota Depok -

Alkisah ada seekor buaya yang terkenal di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Buaya ini kerap diunggah di media sosial (medsos) karena kebiasaannya berjemur.

Sejumlah warganet berkali-kali mengunggah video buaya tersebut sedang santai menemplok di batang pohon yang melintang di atas kali. Banyak netizen gemas melihat momen chill buaya tersebut.

Namun, buaya tersebut merupakan hewan liar. Dia tidak bertuan. Sehingga ada juga pihak yang waswas karena sifat natural born killer buaya liar yang merupakan karnivora.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru-baru ini, buaya yang diberi nama Lisa itu kembali menarik perhatian warga SMAN 5 Depok yang berlokasi di Jalan Bukit Rivaria, Bedahan, Sawangan. Pasalnya, Kali Caringin lokasi buaya Lisa berjemur berada di belakang SMAN 5 Depok.

Ternyata, guru maupun murid SMAN 5 Depok sudah mengetahui keberadaan si buaya itu sejak masih kecil. Lima bulan sudah buaya Lisa berada di tepi kali tersebut untuk berjemur.

Lokasi munculnya buaya bernama LisaFoto: Lokasi munculnya buaya bernama Lisa (Devi/detikcom)

Buaya Lisa yang Dekat di Hati

Buaya Lisa dikenal karena kebiasaannya berjemur. Belum ada pihak yang melihat buaya Lisa sedang berburu atau memangsa hewan lain.

Kebiasaan unik buaya Lisa berjemur menarik hati orang sekitar Kali Caringin, termasuk warga SMAN 5 Depok. Tidak diketahui asal-usul buaya Lisa, namun reptil itu sudah berbulan-bulan ada di kali belakang sekolah.

"Kita tidak tahu sumbernya dari mana. Apakah mungkin terbawa arus atau mungkin memang ada induknya yang memang melahirkan si buaya ini. Tapi memang sesungguhnya sudah beberapa bulan ke belakang ini, buaya ini memang hidup, sehat di kawasan sungai atau kali di SMA 5 ini," ujar Humas SMA 5 Depok, Yasin kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Berkembang 5 Kali Lipat

Lima bulan buaya Lisa berada di Kali Caringin, membuat warga SMAN 5 Depok mengenali perkembangannya. Dalam periode itu, buaya Lisa telah berkembang ukurannya 5 kali lipat.

Yasin mengatakan, di awal kemunculannya, buaya Lisa panjang buaya hanya berkisar 25-30 cm. Hari demi hari, buaya Lisa semakin panjang dan besar.

"Awal sih kalau saya melihat atau laporan dari warga SMA 5 ini kurang lebih kecilnya itu mungkin ada di panjang 25 sampai 30 cm dan memang bertumbuh sehat gitu ya (sejak 3-5 bulan lalu). Si buaya ini sampai sekarang mungkin hampir sudah 1, bahkan 1,5 meter untuk kondisi keberadaan si buaya ini dari segi bentuknya ya," ucapnya.

Buaya Lisa Chill Berjemur

Buaya Lisa tidak dikenal agresif. Predator tersebut justru lebih sering dilihat dalam kondisi bersantai di atas batang pohon menerima terpaan cahaya matahari.

Buaya Lisa kerap muncul siang hari. Dia berjemur cukup lama di tepi sungai. Pada pagi dan sore dia pergi untuk aktivitas lain.

"Umumnya keseringan memang munculnya (buaya) di siang hari dari jam 12 sampai dengan jam 1 siang. Hanya sebatas berjemur tidak melakukan aktivitas yang membahayakan si buaya itu. Dan kemudian tiba-tiba hilang begitu saja, balik lagi ke kandangnya atau memang mencari makan di tempat yang lain lagi," tuturnya.

Pemberian Nama Lisa

Yasin mengungkap soal nama Lisa yang diberikan kepada buaya yang kerap berjemur di belakang SMAN 5 Depok. Dia mengatakan nama Lisa adalah panggilan kesayangan warga SMAN 5 Depok. Tak ada singkatan apalagi alasan spesifik lainnya.

"Hanya sebatas panggilan-panggilan kayak semacam hewan, kesayangan atau hewan peliharaan. Itu sih bukan ada tujuan apa-apa, cuma sebatas tiba-tiba jadi panggilan yang apa ya, karena setiap hari melihat jadi bagian dari keluarga besar SMA 5," ujar Yasin.

Lokasi Nongkrong Buaya Lisa

Pada siang ini, buaya Lisa sedang tidak berjemur di tempat dia biasa menemplok di batang pohon. Namun, berdasarkan video yang sering beredar dan penuturan saksi, detikcom ditunjukkan lokasi nongkrong buaya Lisa.

Lokasi buaya Lisa berjemur ada di tepi Kali Caringin yang mengalir berada dari sisi samping hingga belakang sekolah. Di seberangnya terdapat pepohonan atau kebun yang didominasi pepohonan bambu.

Buaya Lisa sering tampak berjemur di tepi kali pada seberang SMAN 5 Depok. Disebutkan, buaya tersebut sering berada di gundukan tanah pinggir sungai yang berlumpur. Terkadang buaya juga terlihat hinggap di setengah batang pohon yang teredam air di sungai.

Harapan Buaya Lisa Dievakuasi

Pihak sekolah meminta agar buaya Lisa dievakuasi karena khawatir menyerang siswa. Apalagi, lokasi buaya Lisa berjemur tak jauh dari sekolah.

"Tolong ditindaklanjuti. Khawatir, kan. Memang kadang beberapa ada aktivitas kita di luar sekolah, gerbang, gitu, sedang melakukan senam, jalan pagi, atau melakukan kebersihan. Khawatir (buaya) ada di pinggiran-pinggiran kali, anak-anak tidak mengetahui," ujar Yasin.

"Kan kalau sampai memang itu terjadi, makanya kekhawatiran kami ya harus segera pihak terkait yang melakukan tindakan pada buaya ini," lanjutnya.

Damkar Cek Lokasi Buaya Lisa

Kabid Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Tessy Haryati mengatakn pihaknya telah mengecek lokasi. Namun terkendala lokasi dan alat pendukung.

"Sudah pernah di cek oleh Tim Damkar UPT Bojongsari. Kesulitan letak lokasi dan alat pendukung," ujar Tessy.

Kepala UPT Damkar Bojongsari Munadi mengatakan pihaknya telah ke lokasi namun buaya tak muncul. Damkar pun berkoordinasi dengan dinas terkait guna evakuasi buaya.

"Saat kami ke buaya nggak terlihat. Dari dinas sudah komunikasi dengan yang membidanginya di Bogor," ujar Munadi.

(jbr/jbr)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |