Kata Pimpinan DPR soal BEM UI Minta Status Bencana Nasional di NTT

2 hours ago 2

Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa merespons salah satu tuntutan aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) hari ini. Salah satu poin tuntutan mahasiswa dalam aksi tersebut adalah mendesak pemerintah menetapkan status Bencana Nasional atas musibah gempa bumi yang menimpa wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ya kita apa dari pemerintah apa Provinsi NTT kan sudah apa menetapkan juga kan, darurat apa darurat bencana kan, itu sudah ditetapkan. Dan sekarang pemerintah kan sudah nanganin dengan tanpa dinyatakan sebagai bencana nasional juga pemerintah sudah maksimal di sana. Saya lihat sudah, sudah maksimal ya," ujar Saan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saan menyebut saat ini yang paling utama adalah efektivitas penanganan di lapangan. Pemerintah pusat dan daerah juga telah maksimal dalam menangani bencana ini.

"Yang penting kan yang penting kan soal penanganannya ya bukan statusnya. Jadi sekali lagi apa pemerintah sudah maksimal yang saya lihat," ucapnya.

Saan melanjutkan sejumlah fasilitas penunjang telah dibuat untuk lokasi bencana. Salah satunya rumah sakit lapangan.

"Bahkan rumah sakit lapangan untuk menangani korban-korban yang membutuhkan perawatan medis karena rumah sakit yang permanennya juga terdampak gempa tidak bisa melayani secara maksimal, pemerintah membuat apa rumah sakit lapangan, dan ini tuh sudah bekerja secara maksimal juga," jelas Saan.

Saan menegaskan DPR tidak akan diam saja atas terjadinya bencana ini. DPR berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan di NTT.

"Tinggal kita nanti pantau lagi dan DPR pasti akan rapat koordinasi lagi nanti dengan kementerian-kementerian dan lembaga terkait plus nanti DPR juga akan mengirimkan bantuan sesuai dengan apa yang dibutuhkan baik oleh pemerintah kabupaten masing-masing yang memang terkena dampak di NTT," ucapnya.

Seperti diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus), hari ini. Mereka membawa sejumlah tuntutan.

Ada delapan tuntutan yang digaungkan dalam aksi unjuk rasa hari ini. Berikut 8 tuntutan tersebut:

Atas nama rakyat yang belum merdeka sepenuhnya, kami menyatakan MUAK dan menuntut:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
3. Wujudkan reforma agraria sejati
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah
7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana
8. Hentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

(ial/dek)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |