BNN dan Kampus Perkuat Kolaborasi Cegah Ancaman Narkotika

11 hours ago 4

Majalengka -

Rektor Universitas Majalengka (UNMA) Dr Otong Syuhada menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencegah ancaman narkotika, khususnya bagi mahasiswa. Oleh karenanya, UNMA bersama Badan Narkotika Nasional RI (BNN) berkolaborasi menggelar Kuliah Umum Nasional.

"Oh, pasti (ada kolaborasi). Tanpa ada kolaborasi, sepertinya tidak akan maksimal menghasilkan apa yang kita harapkan," ujar Otong, kepada detikcom, Kamis (6/8/2026).

Acara dengan tema 'Membangun Resiliensi Generasi Muda di Tengah Ancaman Narkotika' yang digelar pada Kamis (6/8/2026) ini menghadirkan Kepala BNN Komjen Pol Dr (HC) Suyudi Ario Seto sebagai narasumber.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui kuliah umum, BNN ingin memperluas edukasi mengenai bahaya narkotika sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki ketahanan diri dan mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing.

"BNN akan terus memperkuat strategi melalui penegakan tegas terhadap bandar dan sindikat, pendekatan humanis dalam pemulihan korban, pemanfaatan teknologi dan intelijen, serta kolaborasi lintas sektor. Namun, keberhasilan semua ini sangat ditentukan oleh kepedulian kita semua, masyarakat, peran kampus, dan tentunya adik-adik (mahasiswa)," kata Suyudi.

Testimoni Mahasiswa Terhadap Kolaborasi Kampus-Instansi

Dampak kolaborasi pun turut dirasakan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi sekaligus Duta Kampus UNMA Nur Irwanto.

"Setelah saya mengikuti kuliah umum bersama BNN ini, saya menjadi apa ya, lebih tahu mengenai apa aja sih zat-zat terlarang atau obat-obat terlarang yang mana memang udah banyak tersebar ya. Itu pun di kalangan muda juga udah banyak tersebar, bahkan di lingkungan terkecil pun, di lingkungan keluarga kita juga udah banyak," kata Irwan.

Irwan berharap ke depannya kolaborasi antara mahasiswa, kampus, hingga instansi seperti BNN bisa diperluas.

"Karena bagaimanapun harus ada orang yang bisa apa ya, memberitahu bahwa hal itu (narkotika) sangatlah tidak benar, tentunya," kata Irwan.

Sebagai informasi, acara ini juga turut dihadiri oleh Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati (Wabup) Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Ketua DPRD Majalengka Didi Supriadi, Direktur Transmedia Latif Harnoko, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Majalengka, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Adapun Kuliah Umum Nasional didukung oleh Bank Mandiri, sebagai bagian dari ekosistem Danantara, yang berupaya untuk mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya generasi muda.

(anl/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |