Bibit Siklon yang Picu Cuaca Ekstrem di Aceh-Sumut Naik Level

4 days ago 10
Jakarta -

Bibit siklon 95B yang terus menguat akhirnya naik level menjadi siklon tropis Senyar. Wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) diminta mewaspadai hujan ekstrem.

"Bibit siklon tropis 95B telah meningkat intensitasnya menjadi siklon tropis Senyar," demikian keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (26/11/2025).

Berdasarkan pemantauan pada pagi tadi pukul 07.00 WIB, Siklon Tropis Senyar berada di sekitar wilayah Selat Malaka. Siklon tersebut berada di sebelah timur Aceh, tepatnya di sekitar 5,0 derajat Lintang Utara (LU) dan 98 derajat Bujur Timur (BT).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siklon itu bergerak dengan kecepatan maksimum mencapai 43 knot (80 km/jam) dan tekanan udara minimum 998 hPa.

"Prediksi, kecepatan angin maksimum siklon tropis Senyar menurun dalam 24 jam ke depan, namun masih dalam kategori 1 dengan pergerakan ke arah barat-barat daya menuju wilayah Indonesia," katanya.

Bibit Siklon 95B yang terus menguat akhirnya naik level menjadi Siklon Tropis Senyar. Wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) diminta mewaspadai hujan ekstrem. (dok BMKG)Bibit siklon 95B yang terus menguat akhirnya naik level menjadi siklon tropis Senyar. Wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) diminta mewaspadai hujan ekstrem. (dok BMKG)

BMKG menyatakan siklon tropis Senyar berdampak pada kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, kehadiran siklon tropis Senyar juga memicu gelombang laut yang tinggi.

Dampak langsung dan tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan (periode 26 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 27 November 2025 pukul 07.00 WIB):

- Hujan dengan intensitas ekstrem: Aceh dan Sumut

- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat: Sumatera Barat dan Riau

- Angin kencang: Aceh dan Sumut

- Gelombang laut hingga 2,5 meter (moderate sea): Selat Malaka bagian tengah, perairan Sumut, dan perairan Rokan Hilir Riau

- Gelombang laut hingga 4 meter (rough sea): Selat Malaka bagian utara, perairan Aceh, Samudra Hindia barat Aceh dan Nias

Siklon Senyar Koto di Utara RI

Kondisi cuaca ekstrem di Aceh, Sumut, Sumbar, hingga Riau juga dipengaruhi keberadaan siklon tropis Koto yang berada di wilayah Filipina.

"Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan dua sistem cuaca signifikan yang memicu terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Sumatra Utara pada 25 November 2025, yakni Siklon Tropis KOTO yang berkembang di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B yang terpantau di Selat Malaka," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Rabu (26/11).

BNPB menyebut kedua sistem siklon tropis KOTO juga memengaruhi peningkatan curah hujan dan angin kencang di Sumatera bagian utara. Bibit siklon 95B memengaruhi pembentukan awan konvektif yang meluas di atas Aceh hingga Sumatera Utara sehingga menyebabkan meningkatnya curah hujan ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Siklon tropis KOTO melalui pola belokan angin dan penarikan massa udara basah (inflow) ke pusat siklon meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah barat Indonesia, termasuk Sumatera Utara, sehingga memperkuat hujan lebat di wilayah terkait.

(jbr/dhn)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |