Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang menangkap WN Pakistan berinisial MUR (40) karena mengamuk di wilayah Ciledug, Kota Tangerang. WN Pakistan itu ternyata punya gangguan kejiwaan.
"Kami peroleh informasi bahwa yang bersangkutan memiliki gangguan kejiwaan sehingga yang bersangkutan memiliki emosi yang tidak stabil dan sulit untuk diajak berkomunikasi," ujar Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang, Bong Bong Prakoso Napitupulu, dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
WN Pakistan tersebut akhirnya dibawa ke RSJ Dr Soeharto Herrdjan, Grogol, Jakarta. Penanganan selanjutnya menunggu hasil observasi dari RSJ.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat kondisi kejiwaan dan mental yang bersangkutan, Kami telah membawa MUR ke RSJ Dr Soeharto Herrdjan, Grogol, Jakarta, untuk berkonsultasi dengan psikiater, dan benar dokter menyimpulkan bahwa MUR memiliki kondisi gangguan psikotik akut dan masuk kategori gangguan mental sehingga kami akan melakukan observasi terlebih dahulu dan untuk penanganan selanjutnya," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, MUR tiba-tiba mengamuk dan memukul orang yang melintas pakai bambu. Warga yang merasa terganggu melaporkan WN Pakistan tersebut.
"Koordinasi dengan instansi terkait telah kami lakukan sebagai bentuk respons cepat Imigrasi Tangerang dalam menanggapi keluhan dan laporan masyarakat mengenai keberadaan dan kegiatan warga negara asing yang dianggap meresahkan dan mengganggu ketertiban umum," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang, Hasanin.
Adapun informasi ini diterima pihak Imigrasi pada Sabtu (11/4) dari Polsek Ciledug. WN tersebut membuat kerusuhan di wilayah Ciledug sehingga ditangkap oleh polisi lalu sempat diserahkan ke Dinas Sosial Kota Tangerang.
Adapun WN Pakistan tersebut sempat viral di media sosial karena membuat kerusuhan dan menyerang warga di sekitar Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan Utara, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.
Pria itu diduga melakukan penyerangan dan membuat kerusuhan dengan memukulkan bambu panjang kepada warga sekitar dan pengendara motor yang melintas di jalan tersebut sehingga menyebabkan kegaduhan dan kemacetan serta kerugian 1 (satu) buah telepon seluler milik seorang ojol rusak.
Lihat juga Video: Oknum Polisi yang Aniaya Pengendara di Sumut Ternyata Gangguan Jiwa
(dvp/isa)

















































