Jakarta -
Polisi menangkap pria DC alias Pedaw, buron kasus dugaan penipuan modus kencan di wilayah Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Pedaw ditangkap saat sedang bekerja di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
"DC alias Pedaw berhasil kami amankan saat bekerja di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta," kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Rachmad mengatakan Pedaw merupakan pelaku utama yang menganiaya korban berinisial RR. Pelaku juga merampas motor korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bersangkutan merupakan pelaku utama yang melakukan penganiayaan terhadap korban dan mengambil kendaraan milik korban," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor korban dibawa oleh pelaku ke kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Motor hasil kejahatan itu ditukarkan dengan sabu dan uang tunai Rp 500 ribu.
Pelaku DC alias Pedaw sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat dengan Pasal 479 KUHP.
Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus yang dilaporkan pada Selasa (26/5) terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dialaminya. Kronologinya, korban berkenalan dengan wanita berinisial GF pada 17 Mei 2026.
"Setelah menjalin komunikasi, korban diajak bertemu dan dibawa ke sebuah kamar kos di kawasan Puri Garden, Kalideres, Jakarta Barat," kata Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang dalam keterangannya, Selasa (9/6).
Namun, sesampainya di kamar kos, GF menghubungi dua rekan prianya yang berinisial F dan GC. Tak lama, kedua pria itu datang dan melakukan kekerasan terhadap korban.
"Setelah berada di dalam kamar kos, korban didatangi dua pelaku lain yang kemudian melakukan penganiayaan dan mengambil kunci sepeda motor serta telepon seluler milik korban," ucapnya.
Setelah merampas barang milik korban, kedua pelaku menyerahkan kunci kendaraan kepada GF. Kemudian pelaku GF membawa kabur motor milik korban.
Menerima laporan itu, Reskrim Polsek Kalideres langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku GF.
"Hasil penyelidikan mengarahkan petugas ke sebuah lokasi di wilayah Pegadungan, Kalideres. Pada 26 Mei 2026, polisi berhasil mengamankan GF di sebuah tempat yang diduga menjadi base camp kelompok tersebut," ujar Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo.
Tonton juga video "Buron Interpol Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap!"
(wnv/mea)
















































