Verifikasi Administrasi, DPD RI Awards Tetapkan Kandidat 50 Besar Per Kategori

5 hours ago 1

Jakarta -

DPD RI Awards 2026 sudah menentukan 200 nama kandidat penerima penghargaan. Artinya, DPD RI Awards 2026 sudah memasuki fase 50 besar dari empat kategori yang tersedia.

Nama-nama yang masuk 50 besar DPD RI Awards 2026 per kategori ini disaring dari 1.112 pendaftar. Proses pendaftaran dibuka sejak 27 Juli hingga 23 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Tim DPD RI Awards melakukan pengecekan data secara mendalam berdasarkan usulan yang masuk. Objektivitas dan independensi terus dijaga selama proses seleksi DPD RI Awards.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama-nama yang terpilih pada fase 50 besar ini berasal dari berbagai daerah. Dedikasi dan inovasi yang dilakukan oleh para kandidat juga relatif beragam.

Setelah terpilih kandidat 50 besar, tim panitia selanjutnya akan melakukan tahapan berikutnya untuk memilih kandidat 10 besar per kategori. Kemudian nama-nama yang terpilih akan dibawa dan dibahas ke rapat Dewan Pakar.

Dewan Pakar nantinya akan menggelar rapat dua kali sampai akhirnya menentukan penerima penghargaan. Penerima penghargaan nantinya akan diundang langsung ke acara penganugerahan DPD RI Awards 2026.

Ada empat kategori penghargaan dalam DPD RI Awards 2026, yakni Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah, Inovator Teknologi Kesehatan, Penggerak Desa Mandiri Pangan dan Pelestari Budaya Daerah.

Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah

Kategori pertama adalah bidang pendidikan. Penghargaan ini akan diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dan berkontribusi dalam pendidikan nonformal.

"Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat," tulis DPD RI dalam laman resminya, seperti dilihat detikcom, Rabu (19/8/2026).

Inovator Teknologi Kesehatan

DPD RI Awards 2026 juga diberikan kepada tokoh yang menghadirkan di bidang kesehatan. Penghargaan akan diberikan kepada mereka yang menjadi inovator teknologi kesehatan.

"Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," jelas DPD.

Penggerak Desa Mandiri Pangan

Selanjutnya adalah bidang ketahanan pangan. Penghargaan akan diberikan kepada tokoh yang menjadi penggerak dalam membangun desa mandiri pangan.

"Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan," katanya.

Pelestari Budaya Daerah

Kategori terakhir adalah bidang seni dan budaya. Penghargaan ini akan diberikan kepada individu yang melestarikan hingga mempromosikan budaya daerah.

"Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional," jelas DPD.

DPD RI juga akan menghadirkan Special Recognition Awards bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.

Ketua DPD Pastikan Tak Ada Intervensi

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin memastikan bahwa proses DPD RI Awards bebas dari intervensi. Ketua DPD RI Sultan menilai banyak tokoh di daerah yang belum terperhatikan.

"Ini kami lakukan karena begitu banyak aspirasi yang masuk, begitu banyak potensi dari daerah local hero, local champion yang itu belum masuk radar," kata Sultan di acara DPD RI Awards 2025 lalu.

Sultan mengatakan acara ini digelar untuk menjaring para pahlawan di daerah yang selama ini belum tersorot. Ia menyebut acara ini juga merupakan aspirasi dari masyarakat daerah.

"Kami 152 anggota DPD yang kalau dikonversikan itu hampir 80 juta masyarakat daerah yang menitipkan amanah ke kami. Makanya melalui DPD Awards kita mau menjaring, lalu menemukan begitu banyak potensi yang belum terjaring, local hero, local champion. Orang daerah yang banyak berkontribusi berpartisipasi pada kemajuan daerah di bidang masing-masing tapi belum terpantau," jelas dia.

Sultan memastikan pimpinan DPD RI tidak bisa mengintervensi pemenang penghargaan ini. Ia menyebut para Dewan Pakar yang dilibatkan capable dan independen.

"Kategori nanti kita lihat, karena kami nggak boleh intervensi juga, ada bidang pariwisata, kebudayaan, perempuan dan anak, pendidikan, sosial, banyak lah pokoknya. Melibatkan juri-juri yang capable, independen dan transparansi. Pimpinan juga nggak bisa intervensi, sampai detik ini juga saya nggak tahu siapa yang jadi juara," ujar dia.

Simak juga Video 'Raih Koperasi Awards, Andra Soni Bertekad Kembangkan Koperasi di Banten':

(fas/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |