PSEL Akan Dibangun, TPAS Cilowong Terima Sampah dari Kabupaten Serang-Cilegon

16 hours ago 6

Serang -

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) akan dibangun di TPAS Cilowong, Kota Serang. Untuk memenuhi kuota sampah, TPAS Cilowong akan menerima sampah dari Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

"Yang Kabupaten Serang masih berjalan. Cilegon belum, kalau PSEL jadi, Cilegon juga akan bekerja sama," kata Kepala UPT TPAS Cilowong, Agam, Jumat (1/9/2026).

Ratusan ton sampah akan dikirim dari Kabupaten Serang. Dari kerja sama tersebut, Pemkot Serang menerima retribusi pengelolaan sampah sebesar Rp 317 ribu per ton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan kerja sama dengan Kabupaten Serang merupakan bentuk gotong royong. Diketahui, perjanjian kerja sama antara Pemkot Serang dan Kabupaten Serang terkait pengelolaan sampah dimulai pada 1 Januari 2026.

"Ini merupakan sinergi mutualisme, karena kita saling membutuhkan dengan saudara tua kita, Kabupaten Serang," ujar Nanang.

Dalam perjanjian tersebut, diatur batasan volume sampah dari Kabupaten Serang yang masuk ke TPAS Cilowong yakni sekitar 200 ton per hari. Nanang menegaskan tidak seluruh sampah Kabupaten Serang dibuang ke TPAS tersebut, melainkan dibatasi sesuai kesepakatan.

Selain pengaturan kuota, perjanjian kerja sama (PKS) juga mengatur hak dan kewajiban kedua belah pihak. Sebagai kompensasi pemanfaatan lahan TPAS, Pemkab Serang diwajibkan membayar retribusi serta memberikan bantuan keuangan khusus kepada Pemkot Serang.

"Kabupaten Serang tidak hanya membayar retribusi, tetapi juga memberikan bantuan keuangan secara khusus. Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen kerja sama ini," tambahnya.

Lebih lanjut, Nanang menjelaskan kerja sama ini menjadi langkah awal Pemkot Serang dalam mempersiapkan proyek PSEL. Untuk menjalankan proyek tersebut, dibutuhkan pasokan sampah minimal 1.000 ton per hari.

"Sampah Kota Serang sekitar 400 ton per hari, ditambah Kabupaten Serang 200 ton, sehingga totalnya baru 600 ton. Ke depan, kami akan menjalin kerja sama dengan daerah lain agar kuota tersebut terpenuhi dan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir dapat tuntas," jelasnya

(idn/idn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |