Jakarta -
Polri menyampaikan perkembangan terkini kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kalimantan hingga Sumatera. Polri mengatakan 62 persen dari total area sejumlah 64.341 hektare yang terbakar telah dipadamkan.
"Nah kemudian dari data kita juga, total luasan lahan terbakar secara nasional tercatat ada 64.341 hektare. Jadi berkat kerja keras dari tim gabungan Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat di lapangan, sebesar 39.959 hektare atau 62 persen dari total area terbakar telah berhasil dipadamkan dan dikendalikan," jelas Karobinops Stamaops Polri Brigjen Auliansyah Lubis dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aulia mengatakan terdapat 48.656 titik api yang terdeteksi. Dari angka tersebut, sebanyak 7.872 titik api terverifikasi aktif.
"Dari tanggal 22 yang lalu, ada 48.656 hotspot yang terdeteksi secara nasional dan hasil verifikasi darat mengonfirmasi adanya 7.872 titik api yang aktif. Jadi lebih kurang dari seluruh dari hotspot tadi sekitar 16,17 persen," katanya.
Dari angka tersebut, Aulia merinci titik api terkonsentrasi di 5 provinsi. Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan titik api terbanyak.
"Sebagian besar terkonsentrasi di 5 provinsi prioritas yaitu Kalimantan Barat ada sekitar 2.849 titik api, kemudian Riau ada 1.201 titik, Sumatera Selatan ada 1.105 titik, Kalimantan Selatan 738 titik, dan Kalimantan Tengah ada 674 titik," katanya.
Sebelumnya, total sudah 72 orang yang ditetapkan sebagai tersangka terkait karhutla yang tersebar di 9 Polda. Polri kemudian melakukan asistensi untuk memastikan penyelidikan dan penyidikan.
Puluhan laporan polisi itu tersebar di Polda Riau, Polda Kalbar, Polda Sumsel, Polda Jambi, Polda Kalteng, Polda Kalsel, Polda, Kaltim, Polda Aceh, dan Polda Kaltara.
"9 Polda ini telah melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan dengan jumlah tersangka yang sudah ditetapkan 72 orang tersangka perorangan yang mana proses penyelidikan dan penyidikan di titik-titik api yang terjadi di lapangan setelah tadi ada hotspot kemudian dicek ternyata benar ada kebakaran," kata Brigjen Irhamni, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Minggu (23/8/2026).
Dia mengatakan diduga kuat pembakaran lahan itu disengaja oleh pelaku. Berikut ini rincian tersangka karhutla:
Polda Riau: 30 Laporan Polisi, 35 orang tersangka
Polda Kalbar: 18 Laporan Polisi dari 2.282 titik api
Polda Sumatra Selatan: 15 Laporan Polisi dari 618 titik api, 17 orang tersangka
Polda Jambi: 17 Laporan Polisi dari 64 titik api, tersangka 8 orang.
Polda Kalteng: 8 Laporan Polisi dari 203 titik, tersangka 11 orang
Polda Kalsel: 3 Laporan Polisi dari 318 titik api, tersangka 2 orang
Polda Kaltim: 2 Laporan Polisi dari 243 titik api tersangka 1 orang.
Polda Aceh: 2 Laporan Polisi dari 71 titik api.
Polda Kaltara: 2 Laporan Polisi dari 12 titik api.
Lihat juga Video Ribuan Hektare Lahan di Sumsel Juga Terbakar, 11.567 Personel Diterjunkan
(idn/idn)















































