Pimpinan DPR Cek Kebakaran Desa Adat Sade, Koordinasi Agar Segera Revitalisasi

10 hours ago 4

Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengunjungi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang kebakaran. Dalam kunjungan itu, Sari memberikan bantuan uang tunai dan sembako untuk warga terdampak.

"Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua," kata Sari dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Sari juga mengunjungi posko kesehatan untuk memastikan layanan bagi warga bisa berjalan baik. Dia menegaskan pemulihan kawasan adat ini menjadi perhatian khusus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyebut pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi. Saat ini, petugas gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan warga bekerja membersihkan material sisa kebakaran

Ridwan menyebut penyebab pasti dari kebakaran di Desa Adat Sade belum bisa dipastikan. Mobil tangki air juga telah diturunkan untuk melakukan pendinginan.

"Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan," ucap Ridwan.

Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, menceritakan sedikit terkait peristiwa kebakaran tersebut. Lalu menyebut saat kebakaran terjadi, dia langsung berkoordinasi dengan aparat terkait.

"Terima kasih kepada Ibu Sari yang turun langsung menyapa warga dan memberikan bantuan uang serta sembako. Kehadiran beliau memberi semangat bagi warga," ujar Lalu.

Sebelumnya, anggota Polda NTB dan Polres Lombok Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut belum diketahui.

Garis polisi telah terpasang di lokasi kebakaran. Selain itu, sejumlah pejabat daerah turut meninjau lokasi kejadian, mulai dari Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri hingga Wakil Bupati HM Nursiah.

"Iya, ini tim gabungan dari Polda dan Polres. Kemudian rencananya kami meminta backup dari Bali," kata Kapolres Lombok Tengah Kombes Hariyanto kepada detikBali saat meninjau lokasi kejadian, Minggu (23/8).

Hariyanto mengatakan pihak kepolisian belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Sampai sekarang belum. Nanti menunggu hasil dari tim ini ya," tegasnya.

Hariyanto menjelaskan, sejak semalam hingga hari ini pihaknya telah menerjunkan sekitar 100 personel gabungan dari TNI-Polri dan Pemerintah Daerah. Seluruh personel disiagakan untuk membantu proses evakuasi serta melakukan pengamanan di area sekitar lokasi kejadian.

Lihat juga Video: Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat

(ial/fas)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |