Polisi Tunggu Konfirmasi Aplikator Sebelum Panggil Pasangan Mesum di Taksol

1 week ago 21
Jakarta -

Polisi akan segera memanggil pasangan kekasih yang diduga melakukan tindakan asusila di taksi online di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian kini masih menunggu konfirmasi pihak Gojek terkait identitas pasangan kekasih tersebut.

"Ini sudah kita kantongi namanya, pemanggilannya belum, kan kita harus konfirmasi dengan Gojek dulu betul atau nggak, karena kalau kita panggil orang polisi kan harus tepat, statusnya masih tetap saksi," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo, saat dihubungi, Minggu (15/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut pihaknya butuh konfirmasi karena driver taksi online yang saat itu mengetahui tindakan mesum tidak bisa memastikan identitas sepasang kekasih tersebut. Selain itu, ia mengatakan driver taksi online kesulitan mengenali karena kondisi malam hari.

"Karena posisi pada waktu itu malam, jadi driver Gojeknya pun juga tidak tahu itu siapa, jadi kita harus koordinasi pihak Gojek, tapi Gojeknya tutup. Kita sudah kantongi namanya, tetap kita akan panggil, ini pasti, karena dari kemarin Pak Kapolsek juga meminta segera, cuma karena kemarin kantor Gojek libur mungkin Rabu kita ke sana," ucap dia.

Kemudian, ia mengatakan pihaknya juga sudah mengecek sejumlah CCTV. Salah satunya, lanjut dia, CCTV tempat sepasang kekasih itu turun.

"Itu sudah kita cek CCTV, cek CCTV yang dia turun di Cipulir itu juga kita cek semua juga," ujar dia.

Cerita Sopir Tegur Pasangan Mesum

Video dugaan asusila pelaku juga viral di media sosial. Sang sopir inisial AR menceritakan momen awal dirinya curiga atas tindakan asusila yang diduga dilakukan kedua penumpangnya. Dia mengatakan, saat itu, menerima orderan dari wilayah Jakarta Pusat ke Jakarta Selatan.

Saat setengah perjalanan, AR mengaku curiga lantaran penumpang wanita terus-menerus tiduran dan meletakkan kepalanya pada bagian paha laki-laki. Untuk memastikan rasa curiganya, AR pun mencoba menggeser spion bagian tengah mobilnya dan mengaku melihat tindakan asusila yang terjadi dilakukan keduanya.

"Saya mulai nundukin spion tengah, saya nundukin spion tengah. Baru mulai saya tegur," terang AR kepada wartawan, Kamis (12/2).

AR mengatakan kedua penumpangnya itu sempat tak menggubris tegurannya. Kedua penumpangnya itu tetap masih dalam posisi awal.

Namun, setelah dia mulai menegur dengan nada yang tinggi, penumpang perempuan mulai beranjak bangun. Dia mengaku melihat pakaian keduanya itu tak beraturan.

"Saya ngeliat si cewek ini bajunya berantakan. Si laki-laki celananya juga nggak beres," ungkapnya.

AR juga mengungkapkan tak ingin gegabah saat itu untuk langsung meminta kedua penumpangnya turun. Dia mengatakan, jika dilakukan, hal tersebut akan mempengaruhi orderan yang diberikan untuk akunnya.

Di sisi lain, dia juga menyampaikan alasannya mengunggah video dugaan tindakan asusila tersebut. Dia mengatakan hanya ingin memberikan edukasi kepada setiap penumpang taksi online agar bisa saling bersikap sopan.

Lihat juga Video 'Heboh Aksi Diduga Mesum di Pos Polisi Tulungagung':

(maa/imk)


Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |