Polda Metro Ekshumasi Jenazah Sutrimo di Banyumas Rabu 12 Agustus

1 month ago 15

Jakarta -

Polda Metro Jaya menyampaikan rencana ekshumasi jenazah Sutrimo, pria yang ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Ekshumasi direncanakan dilakukan Rabu, 12 Agustus 2026.

"Barusan ditanyakan ya terkait ekshumasi. Kami sudah menerima pelimpahan laporan polisi dari Bareskrim Polri, kemudian laporan polisi dari Polresta Banyumas," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, Senin (10/8/2026).

Saat ini, kasus tersebut telah resmi ditangani Polda Metro Jaya. Rencananya, ekshumasi jenazah akan dilakukan pada hari Rabu lusa di Banyumas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari hasil penyelidikan yang tentunya sudah dilakukan oleh Polresta Banyumas, juga dari hasil penyelidikan dari tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kami sudah meningkatkan ke proses penyidikan. Insyaallah hari Rabu besok lusa, kami akan melakukan ekshumasi di Banyumas," bebernya.

"Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan," tambah Iman.

Sebelumnya, polisi mengungkap progres pengusutan kasus kematian seorang pria bernama Sutrimo, yang ditemukan di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel). Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah (Jateng) dalam upaya ekshumasi jasad Sutrimo.

"Polda Metro Jaya akan koordinasi dengan Polda Jateng," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.

Budi juga menyebut pihaknya akan menyiapkan tim ekshumasi jasad tersebut. Dia belum bisa memastikan kapan ekshumasi akan dilakukan.

"Termasuk menyiapkan tim untuk ekshumasi dalam waktu dekat," ujarnya.

Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7/2026). Korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Korban disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan latar belakang sosok korban.

(rdh/mea)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |