OMC Belum Bisa Dilakukan untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kenapa?

3 weeks ago 26
Tangerang -

Upaya pemadaman Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, terus dimaksimalkan. Hari ini ada penambahan pengerahan helikopter untuk bom air (water bombing).

Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi, dan Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB, Abdul Muhari, mengatakan rencana awal akan ada tambahan 2 helikopter.

"Rencananya memang akan dikerahkan, tambahan 2 heli water bombing lagi selain dari yang sudah beroperasi," kata Muhari saat dihubungi detikcom, Senin (6/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu helikopter lain akan langsung disertakan dalam proses pemadaman TPA Jatiwaringin yang sudah tujuh hari terbakar. Saat ini baru tiga helikopter yang terus melakukan proses pemadaman lewat udara.

"Tetapi yang baru bisa reposisi saat ini baru satu unit sehingga total yang bekerja sampai sekarang baru 3 unit," ucap dia.

OMC Tergantung Awan Hujan

Operasi modifikasi cuaca (OMC) sempat menjadi bagian rencana pemadaman TPA yang berlokasi di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, tersebut. Saat ini, cuaca hujan belum ideal untuk OMC hujan buatan.

"OMC tergantung pertumbuhan awan hujan. Sampai sekarang kita koordinasi dengan BMKG. Seperti kita lihat saja, langit Jakarta belum ada awannya, masih sangat tipis, belum ideal untuk OMC," katanya.

Muhari mengatakan ada satu pesawat yang sudah disiagakan untuk OMC. Modifikasi hujan buatan akan dilakukan saat kondisi awan hujan yang ideal.

"BNPB sudah menyiapkan 1 unit (pesawat Cessna) Caravan untuk OMC. Jadi anytime, kapan pun ada pertumbuhan awan hujan yang signifikan, kita bisa lakukan OMC," kata dia.

Kondisi Hari Ini

Hari ini ada 8-9 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan dari pihak Kabupaten Tangerang dan dibantu kembali Dinas Damkar Kota Tangerang. Selain heli, turut dikerahkan sejumlah alat berat untuk menangani kebakaran.

Proses pemadaman api terkendala bara api yang masih muncul dari tumpukan sampah di lokasi. Tercatat luas area yang terbakar sebesar 15 hektare, api meluas akibat angin dan banyaknya tumpukan sampah.

Memasuki hari ketujuh, petugas gabungan telah mengendalikan kebakaran dengan hanya menyisakan sekitar 3,6 persen area yang masih berusaha dipadamkan. Kebakaran di TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) siang.

Asap tebal sempat membuat warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sejumlah warga sempat diungsikan, dan di antara mereka sudah ada yang kembali ke rumahnya.

Saksikan Live DetikSore:

Simak Video 'Kondisi Perumahan Diselimuti Asap Imbas TPA Jatiwaringin Kebakaran':

(jbr/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |