Jakarta -
Sekelompok orang yang tergabung dalam lembaga swadaya masyarakat 'Sahabat Imipas Indonesia' berkunjung ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi anak-anak soal ancaman kejahatan, mulai narkoba hingga pergaulan bebas. 'Sahabat Imipas Indonesia' membantu menyampaikan kepedulian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto terhadap generasi muda.
LSM yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air ini mengerahkan kader-kadernya untuk menyerukan pesan dari Menteri Agus, yakni mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berprestasi. Salah satu kadernya merupakan residivis kasus kriminal jalanan dan narkoba, Aksa Hallatu.
"Saya orang biasa, saya anak jalanan yang baru lima tahun insaf, dan sekarang menjadi narasumber kalian soal pencegahan narkoba," kata anggota Sahabat Imipas Indonesia, Aksa Hallatu, kepada siswa dan siswi kelas IX SMP Negeri 6 Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng), dikutip dari video yang diterima detikcom, Rabu (9/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menceritakan pengalaman hidup yang kelam saat terjerat godaan narkoba. Dia pun mengatakan bahwa dirinya mantan preman dan residivis.
"Saya tidak mau anak-anak mengalami apa yang saya alami. Anak Indonesia, semuanya, termasuk di Wonogiri ini jangan mengalami apa yang pernah saya alami. Jujur, saya dulu mencuri, saya pernah menyakiti orang, berjualan narkoba demi kepuasan sebagai anak jalanan," cerita Aksa.
Aksa lalu menyampaikan pesan Menteri Agus kepada para murid. "Beliau tidak mau anak-anak muda Indonesia, akibat dari mudanya pergaulan bebas, memenuhi penjara," sambung Aksa.
Setelah mengisi materi edukasi, Aksa mengaku pengalaman hidupnya yang 'gelap' sengaja dia bagikan kepada generasi muda. Dia mengatakan generasi muda adalah masa depan bangsa, yang kini nyata terancam oleh peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
"Selama ini kami jalan ke sekolah-sekolah, Rp 1.000 perak pun saya tak pernah ambil. Saya justru terima kasih ke sekolah-sekolah karena sudah memberi saya ruang penyuluhan," pungkas Aksa.
Aksa juga menyambangi SMA Islam Terpadu Al Huda Wonogiri, SMP Muhammadiyah 11 Nogosari Boyolali, dan SMA Negeri I Nogosari Boyolali untuk menyampaikan pesan yang sama.
Simak juga Video 'Aksi Nekat Wanita Selundupkan Sabu saat Jenguk Suami di Rutan Surabaya':
(aud/yld)


















































