Sandiwara Rendi Saputra (28) dan Andika selama 5 tahun terbongkar. Pembunuh dan pemerkosa kakak-adik di Banyuasin, Sumsel, itu tak berkutik selang 3 jam usai tulang belulang korban ditemukan.
Pemerkosaan dan pembunuhan sadis itu terjadi pada Rabu, 27 Oktober 2021. Kedua pelaku sempat menginap di rumah kosong yang menjadi TKP sebelum melancarkan aksinya.
Dari pemeriksaan awal, dugaan motif pembunuhan berkaitan dengan sakit hati dan dendam. Rendi diketahui merupakan mantan pacar Rani pada 2021.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pelaku memang berencana melakukan pembunuhan. Kedua pelaku sempat menginap satu malam di rumah kosong TKP," ujar kata Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, dilansir detikSumbagsel, Selasa (8/9/2026).
Pada hari tragis itu, korban RN dan AY berangkat ke sekolah sekitar pukul 07.00 WIB menggunakan motor Honda Legenda warna hitam. Namun hingga sekitar pukul 16.00 WIB, keduanya tak kunjung pulang. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dan melaporkan hilangnya kedua perempuan tersebut ke Polsek Talang Kelapa.
Selama rentang waktu sejak kedua korban dilaporkan hilang, para pelaku, khususnya Rendi, yang merupakan mantan kekasih Rani, bersandiwara pura-pura peduli. Rendi turut mendampingi keluarga korban dalam proses pencarian.
"Hasil pemeriksaan tersangka Rendi menutupi kejahatannya dengan sandiwara bahkan menghadiri acara yasinan keluarga korban agar tak menimbulkan kecurigaan," kata AKBP Risnan Aldino.
Risnan mengungkapkan tersangka Rendi selama lima tahun sering ke rumah korban membantu orang tua korban ke sana-sini mencari keberadaan korban saat korban dinyatakan hilang.
"Dia (tersangka Rendi) juga mengakui bahwa sering ke rumah korban membantu orang tua korban untuk mencari keberadaan korban," jelas Kapolres.
Lima tahun berlalu, keluarga korban terus mencari keberadaan keduanya. Namun, keberadaan RN dan AY tidak kunjung diketahui.
Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah seorang buruh harian lepas berinisial R (56) menemukan sesuatu yang mencurigakan saat sedang mengumpulkan kayu gelam di sekitar lokasi.
Warga tersebut menemukan tulang-belulang manusia di sebuah rumah kosong di Jalan Kebun Jeruk, Perumahan Rakyat RT 01 RW 01, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, pada Minggu (6/9/2026) pukul 10.12 WIB. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi.
"Barang bukti yang ditemukan antara lain tas sekolah, buku pelajaran, seragam SMP dan SMA, jilbab, sepatu, hingga barang pribadi dan perhiasan yang diduga berkaitan dengan kedua korban," jelas Kapolres.
Dalam waktu 3 jam, polisi berhasil menangkap Rendi dan Andika. yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Rendi ditangkap di wilayah Kenten, Kecamatan Talang Kelapa. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap Andika di wilayah Sei Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa.
Baca selengkapnya di sini, di sini, dan di sini
Simak juga Video 'Kakak Adik Hilang 5 Tahun Ditemukan Tinggal Kerangka! Korban Diperkosa-Dibunuh':
(idh/dhn)


















































