Jakarta -
Sebanyak 2.263 warga binaan dan 235 petugas petugas Lapas Narkotika Jakarta menjalani tes urine. Tes dilakukan untuk mengetahui ada atau tidak pemakaian narkoba.
Tes urine digelar Rabu (7/1/2025) dan Kamis (8/1/2025). Ditjenpas KemenImipas menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam kegiatan ini.
"Di wilayah Jakarta kemarin dan hari ini sudah dilakukan tes urine kepada seluruh petugas Ditjenpas. Hari ini dilakukan tes urin kepada seluruh petugas dan warga binaan Lapas Narkotika. 2.263 Warga binaan dan 235 petugas (yang menjalani tes urine)," jelas Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Dirjenpas KemenImipas) Mashudi, Jumat (9/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mashudi menegaskan bila ada yang terindikasi menggunakan narkoba, maka akan disanksi sesuai aturan yang berlaku. Mashudi memastikan pemberian sanksi berlaku baik bagi napi maupun petugas.
"Tidak ada ampun untuk penyalahgunaan narkoba, baik petugas maupun warga binaan. Sanksi berat pastinya akan diberikan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Zero narkoba adalah harga mati," tegas dia.
Mashudi menerangkan tes urin ini akan dilakukan secara berkala dan insidentil di semua lapas serta rutan.
Zero HP dan Narkoba di Lapas
Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyampaikan ketegasan menyikapi masih adanya ponsel dan narkoba dalam lapas. Dia mengatakan pemberantasan ponsel dan narkoba dalam lapas adalah harga mati.
"Zero ponsel dan narkoba harga mati," tegas Menteri Agus di Jakarta, (8/5/2025).
Saat wawancara eksklusif dengan detikcom di program Blak-blakan, Menteri Agus menjelaskan HP adalah salah satu faktor utama penyambung lidah beredarnya narkoba dari dalam lapas. Dia kembali menegaskan arahannya kepada jajaran Direktorat Jenderal Permasyarakatan soal 'zero HP, zero narkoba'.
"Kami berkomitmen, dalam hal ini kepala-kepala lapas di seluruh Indonesia untuk agar tidak ada satupun HP di dalam lapas. Termasuk petugas-petugas lapas ketika sedang bekerja, karena terkadang mereka memanfaatkan petugas. Petugas yang terbukti terlibat juga sudah kita beri hukuman tegas dari mulai mutasi hingga dipidanakan secara hukum," tegas Agus (18/6/2025).
Simak juga Video: BNN Bongkar 746 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, 1.174 Orang Ditangkap
(aud/zap)

















































