Zohran Mamdani Kepo Cara DKI Atasi Macet, Pramono Pamer Transjabodetabek

2 hours ago 2
Jakarta -

Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani penasaran dengan cara Jakarta mengatasi kemacetan. Hal itu dibahas saat Mamdani bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Civic Hall, New York.

Dalam pertemuan tersebut, Mamdani bertanya soal strategi Jakarta dalam menangani kemacetan dan mengembangkan transportasi publik. Pramono pun menjelaskan pengembangan Transjabodetabek sebagai salah satu upaya memperkuat konektivitas Jakarta dengan wilayah penyangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengatakan mobilitas warga dari wilayah penyangga menjadi salah satu tantangan Jakarta. Setiap hari, lebih dari 4 juta orang keluar-masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk.

"Setiap hari lebih dari empat juta orang keluar-masuk Jakarta, terutama pada jam sibuk. Melalui Transjabodetabek, kami ingin mengurangi kemacetan dan volume kendaraan yang masuk ke Jakarta sekaligus memperkuat konektivitas wilayah," ujar Pramono dalam keterangan, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pengembangan transportasi publik tidak hanya diarahkan untuk melayani mobilitas warga di dalam Jakarta. Konektivitas dengan daerah penyangga juga diperkuat untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.

Pramono juga menjelaskan kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Salah satunya melalui layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Layanan gratis tersebut di antaranya diberikan kepada lansia, penyandang disabilitas, pelajar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta mahasiswa penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

"Kami juga memberikan layanan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat, antara lain lansia, penyandang disabilitas, serta pelajar penerima KJP dan mahasiswa penerima KJMU," ujarnya.

Selain transportasi, pertemuan Pramono dan Mamdani juga membahas sejumlah tantangan perkotaan lainnya, seperti banjir, polusi udara, hingga pembiayaan pembangunan melalui obligasi daerah.

Dalam isu banjir, Pramono memaparkan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, pengurangan penggunaan air tanah untuk menekan penurunan muka tanah (land subsidence), serta pengembangan Giant Sea Wall.

Saksikan Live DetikPagi:

(bel/maa)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |