Jakarta -
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memarahi pria yang kedapatan sedang buang air kecil (BAK) atau kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor, Jawa Barat. Jenal kesal hingga melempar helm ke kaki pria tersebut.
Momen Jenal menegur pria kencing sembarangan di Alun-alun Kota Bogor itu diunggah di akun Instagram pribadinya. Awalnya, Jenal yang didampingi petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan personel damkar Kota Bogor tengah menyemprot pedestrian alun-alun yang kotor dan berdebu.
Kemudian, tiba-tiba Jenal berjalan tergesa-gesa sambil menunjuk ke arah pria yang berdiri di pojok taman. Ternyata pria bertopi putih tersebut sedang buang air kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenal sempat memanggil pria yang sedang kencing sembarangan itu dengan teriakan 'woy', namun tidak dihiraukan. Kemudian, Jenal melempar helm ke arah kaki pria yang tidak dikenal tersebut.
Jenal pun memberikan penjelasan. Menurut dia, peristiwa itu terjadi ketika dirinya menyemprot jalan protokol dan fasilitas publik, yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Minggu (6/9/2026) malam.
"Kondisinya memang tadi malam tuh kita lagi muter (berkeliling) memberikan treatment water mist, semprot air di sekitaran jalan-jalan protokol Kota Bogor, sampai titik terakhirnya ada di alun-alun. Itu sekitar jam 01.30 pagi," kata Jenal kepada wartawan, Senin (7/9).
Jenal kemudian melihat pria kencing sembarangan di pojok taman yang ada di area Alun-alun Kota Bogor. Berniat menegur, Jenal refleks melempar helm dan mengenai kaki pria tersebut.
"Begitu saya nunjuk lokasi yang sempat viral karena bau pesing, tiba-tiba saya lihat kayak ada patung. Saya penasaran, akhirnya saya dekati, ternyata memang orang lagi kencing. Makanya refleks, saya memang menggunakan helm untuk menegur dan terkena kakinya lah," ucapnya.
Jenal menyebutkan Alun-alun Kota Bogor sering kali dikeluhkan pengunjung, karena tercium bau pesing di banyak sudutnya. Sejak saat itu, kata Jenal, ia selalu mencari pelakunya dan baru dipergoki malam tadi.
"Ketemu lah 1,5 tahun ini yang kita cari, ini salah satu pelakunya," ujar Jenal.
Jenal sempat memarahi pria itu karena di alun-alun sudah tersedia toilet umum. Pria itu kemudian disanksi menyemprot sejumlah area alun-alun menggunakan selang milik damkar yang ada di lokasi.
"Tadi malam, saya suruh langsung semprot sendiri dengan alat Damkar, sebagai efek jera lah," kata Jenal.
"Jadi ini peringatan untuk kita semua dan warga masyarakat, sayangi Kota Bogor yang kita cintai ini. Jaga, rawat bareng-bareng. Pemerintah membangunnya, ya masyarakat yang menjaga dan merawatnya," imbuhnya.
(sol/fas)


















































