Investasi Sidoarjo Tembus Rp 7,7 T hingga Triwulan II 2026

2 hours ago 1

Sidoarjo -

Upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di bawah kepemimpinan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang positif terus menunjukkan hasil. Hingga triwulan II 2026, realisasi investasi di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai Rp 7,7 triliun atau 49,51 persen dari target tahunan sebesar Rp 15,7 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Sidoarjo Benny Airlangga Yogaswara mengatakan capaian tersebut masih sesuai dengan target yang ditetapkan.

"Capaian triwulan II masih on the track dari target renstra tahun 2026 15,7 T. Kami optimis target Rp 15,7 triliun di akhir tahun 2026 dapat tercapai," ujar Benny, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benny menyebut sejumlah sektor menjadi penyumbang investasi terbesar pada triwulan II 2026. Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran berada di posisi teratas dengan nilai investasi Rp 1.083.913.033.404.

"Pertama sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran nilai investasinya Rp 1.083.913.033.404,00. Lalu Perdagangan dan Reparasi Rp 577.894.999.711,00, kemudian Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki Rp 496.801.759.363,00," bebernya.

Selanjutnya, investasi sektor industri karet dan plastik mencapai Rp 304.482.197.276. Kemudian industri kertas dan percetakan sebesar Rp 268.861.778.996.

Adapun sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya mencapai Rp 226.120.900.218. Disusul industri kimia dan farmasi Rp 208.506.749.811, industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain Rp 178.998.514.630, industri makanan Rp 158.055.909.093, serta jasa lainnya Rp 104.267.027.438.

Di sisi lain, jumlah unit usaha pada triwulan II 2026 tercatat 5.706 unit. Sementara periode yang sama pada 2025 ada sebanyak 5.995 unit usaha. Namun penyerapan tenaga kerja meningkat.

"Untuk penyerapan tenaga kerja, di TW II 2026 8.485 tenaga kerja terserap, sementara di TW II 2025 sebanyak 4.709 tenaga kerja," ungkap Benny.

Benny menambahkan, pada triwulan II 2026 sebanyak 1.393 pelaku usaha menengah dan besar telah menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

"Tahun 2026 TW II sebanyak 1.393 pelaku usaha menengah dan besar menyampaikan LKPM," pungkasnya.

(prf/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |