Tito Beri Insentif untuk Pemda Berprestasi, Bisa Tangani Bencana

3 hours ago 1

Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara menjadi pengingat agar pemerintah daerah (pemda) terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan insentif berupa bantuan pemerintah yang dapat digunakan pemda untuk memperkuat penanganan bencana di wilayahnya.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

"Buat tambahan, bukan untuk pribadi tapi nanti kita kirim ke rekening daerah masing-masing bisa digunakan. Tadi saya lihat banyak yang di daerah Flores yang dapat, bisa digunakan juga untuk tangani bencana," kata Tito dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tito menambahkan insentif tersebut melengkapi tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang telah diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk penanganan bencana. Dia menyebutkan tambahan BTT meningkat dua kali lipat dari usulan Kemendagri dengan total Rp 200 miliar yang dibagikan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta delapan kabupaten di Pulau Flores.

"Jadi Pak Melki (Gubernur NTT) kayaknya dompetnya tebel juga sekarang ini, untuk bantu bencana," tuturnya.

Selain untuk bencana gempa, Tito memastikan pihaknya juga telah mengusulkan BTT untuk daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Usulan tersebut juga disetujui oleh Presiden serta telah ditransfer sebesar Rp 760 miliar yang dibagi untuk empat provinsi di Kalimantan dan tiga provinsi di Sumatera.

"Untuk penanganan karhutla, ya. Ini kami laporkan juga kepada Bapak Jumhur (Menteri Lingkungan Hidup). Jadi daerah kita perkuat Pak untuk biayanya dan anggarannya, Pak," terang Mendagri.

Tito berharap pemda yang belum beruntung semakin termotivasi untuk mendapatkan penghargaan pada kesempatan berikutnya. Adapun pada putaran ini, terdapat empat kategori, yakni akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, program tiga juta rumah, serta pengelolaan sampah dan Indonesia ASRI.

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi dibagi dalam enam regional, meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua.

"Bagi rekan-rekan yang belum beruntung, ya semoga bisa terpancing lah dengan adanya award ini. Karena award ini enggak hanya ngasih piala, tapi juga memberikan insentif fiskal," pungkasnya.

(akn/ega)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |