LANNY JAYA - Di tengah jurang keterbatasan akses medis yang merentang di Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, secercah harapan baru kini menyala bagi masyarakat Kampung Andugume. Prajurit dari Yonif 408/Subang, yang bertugas di Pos Tk Andugume, pada Sabtu (28/1/2026) lalu, tak tinggal diam. Mereka mengulurkan tangan, menghadirkan pelayanan kesehatan langsung ke jantung komunitas yang membutuhkan.
Jarak tempuh yang menggunung menuju puskesmas terdekat, ditambah langkanya tenaga medis, kerap membuat warga terpaksa menunda atau bahkan mengabaikan pengobatan. Kondisi inilah yang menggugah kepedulian para prajurit Satgas. Sebagai jembatan sementara, mereka membuka pintu Pos Tk Andugume untuk pemeriksaan dan pengobatan gratis, sebuah solusi kemanusiaan yang sangat berarti.
Setiap harinya, para personel kesehatan di pos ini dengan penuh dedikasi melayani beragam keluhan warga. Mulai dari demam yang menggigil, infeksi ringan yang mengganggu, nyeri sendi yang mendera, hingga berbagai gangguan kesehatan lainnya. Pemeriksaan dilakukan dengan teliti sesuai prosedur, dilanjutkan dengan pemberian obat yang tepat serta edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Komandan Pos Tk Andugume, Kapten Inf Nur Ikhsan, dengan tegas menyampaikan komitmen tak tergoyahkan Satgas dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan mereka.
“Kami sangat memahami betapa sulitnya akses fasilitas kesehatan di daerah ini. Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan perhatian dan pertolongan yang mereka butuhkan, kapan pun itu. Selama masa tugas ini, kami berupaya keras untuk menjadi bagian dari solusi, termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan kesehatan, ” tegas Kapten Inf Nur Ikhsan.
Menurutnya, sentuhan humanis dan pendekatan yang tulus adalah kunci utama dalam membangun jembatan kepercayaan dengan warga, sekaligus menciptakan suasana aman dan nyaman di lingkungan kampung.
Bagi masyarakat Kampung Andugume, Pos Satgas kini telah menjelma lebih dari sekadar penjaga wilayah. Ia telah menjadi tempat pertama yang mereka tuju saat sakit mendera, sebuah oase pertolongan di tengah keterbatasan. Pelayanan kesehatan rutin yang diberikan ini tak hanya meringankan beban penderitaan, tetapi juga secara nyata memperkuat ikatan kemanunggalan antara TNI dan rakyat di pelosok pedalaman Papua Pegunungan yang penuh tantangan.

















































