Satgas Yonif 742/SWY Susuri Honai Warga Wunabunggu, Beri Layanan Kesehatan dan Rasa Aman

2 days ago 10

LANNY JAYA - Di tengah medan pegunungan Papua yang menantang, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) kembali menunjukkan bahwa tugas TNI tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga hadir menjadi sahabat dan pelayan masyarakat. Melalui patroli terpadu yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan gratis, prajurit TNI menyusuri honai-honai warga di Kampung Wunabunggu, Kabupaten Lanny Jaya, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan yang menggabungkan patroli keamanan, Komunikasi Sosial (Komsos), dan Pembinaan Teritorial Terbatas (Bintertas) tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Yonif 742/SWY untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan kondisi keamanan dan kesehatan warga tetap terjaga.

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, menegaskan bahwa keberadaan prajurit TNI di wilayah Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kehadiran prajurit Satya Wira Yudha di Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah. Kami ingin hadir menyentuh langsung kehidupan masyarakat, memberikan rasa aman, membantu pelayanan kesehatan, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga, " ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro dalam keterangan tertulisnya.

Patroli Humanis Menjangkau Rumah-Rumah Warga

Patroli dipimpin langsung Danton Waltis sekaligus Komandan Tim 1, Letda Inf Roni Setiawan, bersama 15 personel yang bergerak menyusuri permukiman warga dengan pengamanan yang dipimpin Serda Borisman.

Meski tetap mengedepankan kewaspadaan, para prajurit mengutamakan pendekatan humanis saat berinteraksi dengan masyarakat. Dari satu honai ke honai lainnya, mereka menyapa warga, mendengarkan keluhan masyarakat, serta memberikan bantuan kesehatan secara langsung.

Pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan sederhana, hingga pembagian obat-obatan gratis menjadi bagian dari pelayanan yang diberikan kepada warga yang membutuhkan.

"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bersama mereka. Melalui pendekatan langsung seperti ini, hubungan antara aparat dan masyarakat menjadi semakin erat, " kata Letda Inf Roni Setiawan.

Layanan Kesehatan Jadi Jembatan Kedekatan TNI dan Masyarakat

Komandan Pos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, menjelaskan bahwa kegiatan anjangsana dan pelayanan kesehatan terbukti efektif membangun kepercayaan masyarakat terhadap aparat negara.

Menurutnya, kesehatan dan keamanan merupakan dua kebutuhan dasar yang harus dijaga secara bersamaan agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.

"Melalui kunjungan dari rumah ke rumah dan pelayanan kesehatan ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa terlindungi sekaligus mendapatkan perhatian. Kedekatan antara TNI dan warga menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas wilayah, " ujar Letda Mathias.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, personel Satgas juga memanfaatkan momen tersebut untuk memperkuat komunikasi sosial, menyerap aspirasi warga, dan membangun hubungan yang harmonis dengan tokoh masyarakat setempat.

Warga Rasakan Manfaat Kehadiran Satgas

Kehadiran prajurit Satgas Yonif 742/SWY mendapat sambutan hangat dari masyarakat Wunabunggu. Warga mengaku merasa lebih aman dan terbantu dengan berbagai kegiatan sosial yang rutin dilakukan personel TNI di wilayah tersebut.

Tokoh agama setempat, Pendeta Yurus Kiwo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Satgas yang selama ini aktif membantu masyarakat, baik melalui pelayanan kesehatan maupun bantuan sosial.

"Kami berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu hadir bersama masyarakat. Kehadiran Satgas membuat warga merasa aman dan sangat terbantu. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan masyarakat, " ungkap Pendeta Yurus.

Menurutnya, hubungan baik antara masyarakat dan aparat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kedamaian dan stabilitas di wilayah pegunungan Papua.

Wujud Nyata Pengabdian TNI di Tanah Papua

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan, personel Satgas kembali ke Titik Kuat (TK) Wunabunggu dalam keadaan aman dan lengkap.

Bagi Satgas Yonif 742/SWY, keberhasilan patroli tidak hanya diukur dari situasi keamanan yang tetap kondusif, tetapi juga dari senyum warga yang merasa diperhatikan dan terlindungi.

Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengabdian TNI di wilayah perbatasan dan pedalaman Papua tidak hanya dilakukan melalui tugas pengamanan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang mempererat persaudaraan dengan masyarakat.

Melalui pendekatan humanis yang konsisten, Satgas Yonif 742/SW berharap dapat terus membangun kepercayaan, memperkuat persatuan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua hingga ke pelosok-pelosok terpencil.

Autentikasi: Pen Satgas Yonif 742/SWY

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |