Jakarta -
Rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem hari kesembilan di Jawa Timur berlangsung intens dan berlapis di Dapil 3 Jawa Timur yakni Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustopa memulai agenda dengan bersilaturahmi ke Pendopo Pate Alos, Besuki, dan Situbondo, sebelum melanjutkan kegiatan konsolidasi di Kabupaten Bondowoso.
Di Situbondo, Saan diterima langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda Safari Ramadan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan internal partai, tetapi juga membangun komunikasi dengan kepala daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Saan menegaskan bahwa Safari Ramadan memiliki sejumlah agenda strategis yang dijalankan secara konsisten di setiap daerah yang dikunjungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa hal yang menjadi fokus kami dalam Safari Ramadan ini. Pertama adalah merekatkan silaturahmi sebagai langkah menjaga kohesivitas, kebersamaan, dan solidaritas di Partai NasDem," ujar Saan dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).
Menurut Saan, soliditas bukan sekadar simbol organisasi, melainkan fondasi untuk memperbaiki dan meningkatkan capaian politik ke depan.
"Kalau kebersamaan ini kita jaga dengan baik, insyaallah hasil yang kita peroleh ke depan bisa lebih baik daripada capaian 2024," tambahnya.
Saan juga menegaskan pentingnya silaturahmi ke pondok pesantren yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Safari Ramadan. Hingga hari kesembilan, rombongan telah mengunjungi sembilan pesantren di berbagai daerah.
"Pesantren itu bagi kami adalah tempat untuk mengontrol niat. Di sana kita diingatkan kembali bahwa politik harus punya landasan moral," katanya.
Usai agenda di Situbondo, Saan bertolak ke Bondowoso untuk melaksanakan konsolidasi bersama jajaran struktur partai setempat. Konsolidasi tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, sebagai bentuk keterbukaan komunikasi dan sinergi antara partai dan pemerintah daerah.
Pertemuan difokuskan pada penguatan basis struktural sebagai langkah persiapan menuju 2029. Evaluasi capaian, penguatan organisasi, serta peneguhan komitmen menjadi inti pembahasan dalam forum tersebut.
Rangkaian agenda di Bondowoso kemudian berlanjut dengan buka puasa bersama di rumah dinas Bupati Bondowoso, yang juga turut hadir dalam forum konsolidasi sebelumnya. Momentum tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan cair, mempertemukan unsur partai dan pemerintah daerah dalam ruang dialog yang lebih informal.
Bagi rombongan Safari Ramadan, pertemuan seperti ini bukan sekadar seremoni kebersamaan, melainkan ruang membangun kepercayaan. Dari ruang-ruang semacam inilah komunikasi lintas peran dirawat, antara kerja politik, tanggung jawab pemerintahan, dan aspirasi masyarakat yang terus bergerak.
(anl/ega)

















































