Jakarta -
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Capaian atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 itu menjadi raihan ke-13 kali berturut-turut sejak 2013.
Laporan hasil pemeriksaan LKPD tahun anggaran 2025 tersebut diserahkan serentak kepada 33 kabupaten/kota di Jawa Timur pada Jumat (29/5). LHP LKPD itu diserahkan langsung Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur Yuan Candra Djaisin kepada Bupati Sidoarjo Subandi di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur.
Bupati Subandi menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP yang kembali diraih bukan sekadar capaian, namun menjadi bukti komitmen Pemkab Sidoarjo di dalam menjaga tata kelola keuangan daerah agar tetap transparan dan akuntabel sebagaimana regulasi yang berlaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Capaian ini menjadi bukti bahwa Pemkab Sidoarjo mampu menyajikan laporan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang ada," ujar Subandi, Sabtu (30/5/2026).
Ia menegaskan bahwa laporan keuangan daerah bukan hanya menjadi bagian dari kewajiban administrasi pemerintahan. Lebih dari itu, laporan tersebut juga menjadi instrumen penting untuk mengukur sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintah daerah, terutama dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.
Subandi pun berharap capaian opini WTP dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang sebagai bentuk komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mengelola APBD secara bertanggung jawab.
"Capaian opini WTP ini harus terus dipertahankan, karena menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pembelanjaan APBD secara transparan dan akuntabel," tuturnya.
Ia menambahkan, raihan opini WTP ke-13 kali berturut-turut juga merupakan hasil kerja bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Sinergi antarorganisasi perangkat daerah akan terus diperkuat supaya kualitas pengelolaan keuangan daerah tetap terjaga.
"Kami akan terus menguatkan koordinasi dan mendorong seluruh OPD untuk mempertahankan capaian opini WTP ini pada tahun-tahun mendatang," pungkasnya.
Selain kepada Bupati Subandi, LHP LKPD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025 juga diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdilah Nasih. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo Chusnul Inayah.
(akd/akd)
















































