Pramono Harap RS di DKI Jadi Pilihan Berobat: Nggak Usah Jauh-jauh di Penang

1 week ago 3

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Rumah Sakit Mayapada Jakarta Timur. Pramono berharap kehadiran rumah sakit tersebut dapat menjadi pilihan masyarakat sehingga mengurangi berobat ke luar negeri.

"Hari ini saya resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, dan mudah-mudahan ini membawa kebaikan, berkah, terutama membuat masyarakat Jakarta semakin sehat, semakin bahagia," kata Pramono saat meresmikan RS Mayapada Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026).

Pramono berharap fasilitas dari rumah sakit di Jakarta terus meningkat dan bertaraf internasional. Sehingga, kata dia, masyarakat tak perlu lagi berobat ke rumah sakit luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sangat berharap bahwa pengembangan Mayapada ini akan membantu Jakarta menjadi kota dengan kesadaran kesehatan yang lebih baik. Saya sungguh berharap Rumah Sakit Mayapada ini menjadi rumah sakit internasional yang benchmark-nya, rujukannya, jangan lagi dengan rumah sakit yang ada di Indonesia," ujarnya.

"Saya berharap bahwa ini akan menjadi pilihan bagi warga kita yang selama ini rumah sakitnya mau di Penang, di Singapura, udah nggak usah jauh-jauh. Di Jakarta aja, di Mayapada aja, karena mereka mempunyai fasilitas yang sungguh sangat baik dan lengkap," sambungnya.

Menurutnya, jika kualitas layanan kesehatan di Jakarta terus meningkat, masyarakat tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk berobat ke luar negeri. Hal itu, kata dia, juga bisa mengurangi keluarnya devisa Indonesia.

"Saya berharap betul bahwa kehadiran Mayapada di Jakarta itu memberikan kontribusi untuk mengurangi, membuat orang merasa nyaman, daripada jauh-jauh ke luar negeri, di Jakarta aja fasilitasnya cukup baik, teknologinya cukup baik, rumah sakitnya sangat baik, sehingga dengan demikian, ini juga akan membuat nggak perlu devisa kita ke luar negeri," jelasnya.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan RS Mayapada Jakarta Timur memiliki kapasitas 107 tempat tidur. Dia mengatakan rumah sakit tersebut juga berfokus pada pelayanan ibu dan anak.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit itu dibutuhkan. Sebab, dia mengatakan Cakung merupakan kecamatan terpadat kedua di Jakarta setelah Tambora dengan fasilitas kesehatan yang masih terbatas.

"Seperti kita ketahui bersama, di Jakarta ini ada 195 rumah sakit. Yang sebagian dikelola oleh pemerintah Jakarta, sebagian swasta dan sebagainya, ada juga yang vertikal, ada juga yang dimiliki oleh TNI dan Polri," ujarnya.

"Tetapi sekali lagi yang paling penting adalah kalau semua terkoordinasi dengan baik, maka apa yang disebut dengan universal healthcare Jakarta yang sudah tinggi sekarang ini sekitar 98,74% harus tetap bisa dijaga, bahkan kalau perlu ditingkatkan," imbuh dia.

Lihat juga Video: Menkes Sentil Fasilitas Kesehatan RI, Soroti Warga Pilih Berobat ke LN

(amw/dwr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |