Prabowo Panggil Bahlil Bahas Pasokan Minyak Imbas Selat Hormuz Ditutup

2 days ago 10

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memanggil beberapa menteri untuk rapat terbatas di Istana sore ini. Rapat membahas salah satunya terkait mitigasi dari dampak perang Amerika Serikat dan Israel vs Iran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan rapat terbatas ini membahas kondisi geopolitik di Timur Tengah yang memanas. Salah satunya, terkait antisipasi pasokan minyak dunia imbas penutupan Selat Hormuz Iran.

"Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran. Karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia. Karena bagaimana pun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil juga akan membahas bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Mengingat, katanya dampak kenaikan harga sudah mulai terlihat saat ini.

"Nanti, saya besok insyaallah akan rapat Dewan Energi Nasional. Rapat dulu baru saya laporkan. Perlahan-perlahan sebagian sudah ada perubahan harga naik," ujarnya.

Bahlil mengatakan Indonesia masih memiliki cadangan nasional sampai 20 hari ke depan. Hingga saat ini, katanya, belum ada dampak yang dirasakan di dalam negeri termasuk yang subsidi.

"Masih cukup, 20 hari. Sampai hari ini nggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timteng," ujarnya.

Sebelumnya dilansir BBC Indonesia, harga minyak dunia melonjak setelah setidaknya tiga kapal diserang di dekat Selat Hormuz. Serangan di seluruh Timur Tengah itu dilakukan Iran sebagai tanggapan terhadap serangan berkelanjutan oleh AS dan Israel.

Dua kapal telah terkena serangan, dan sebuah 'proyektil tak dikenal' dilaporkan 'meledak sangat dekat' dengan kapal ketiga, kata Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO).

Iran telah memperingatkan kapal-kapal agar tidak melewati selat tersebut. Kapal-kapal itu mengangkut sekitar 20% minyak dan gas dunia.

Pengiriman internasional nyaris terhenti di pintu masuk selat, dan para analis memperingatkan bahwa konflik yang berkepanjangan dapat mendorong harga minyak akan melonjak lebih tinggi lagi.

(eva/whn)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |