Percepat Penanganan Karhutla Kalimantan dan Sumatera!

3 hours ago 1

Jakarta -

Tidak hanya kota-kota yang memiliki hotspot saja yang terdampak, efek kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat ini sudah merambah ke wilayah-wilayah lain. Dampak yang dialami area tetangga adalah asap pekat yang menyelimuti udara. Di Sumatera, Jambi dan Pekanbaru menjadi dua kota yang paling terdampak oleh kebakaran hutan di wilayah Sumatera bagian selatan.

Merangkum detikcom, pada Senin (24/8), Presiden Prabowo akan meninjau sejumlah titik yang menjadi pusat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera. Kedatangan Prabowo ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan ke sejumlah wilayah yang menjadi sumber-sumber api.

Mensesneg RI, Prasetyo Hadi, mengatakan jika hingga saat ini pemerintah terus memantau pertambahan jumlah hotspot di beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan. Informasi tersebut dikumpulkan dari data milik Kementerian kehutanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan, terdapat 2.894 hotspot di 10 provinsi di Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan sebanyak 1.410 titik, Riau 480 titik, dan Jambi 425 titik. Luas lahan terbakar di 10 provinsi Sumatera pada 2026 tercatat mencapai 36.047,64 hektare," kata Prasetyo, dikutip dari detikNews Senin (24/8).

Sebelumnya, Prasetyo juga menjawab pertanyaan terkait asap kebakaran yang juga merambah ke negara-negara tetangga. Terkait hal ini, Prasetyo mengatakan jika pihaknya telah menjalin komunikasi secara informal dengan Singapura dan Malaysia.

"Kalau secara informal ada. Secara informal memang sebagai negara tetangga kan tentunya melalui Pak Menlu ada komunikasi," kata Prasetyo dikutip dari detikNews, Minggu (23/8/2026).

Lalu apa saja usaha pemerintah dalam rangka menekan penyebaran kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera? Simak ulasan dan berita terbarunya dalam detikSore!

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"

(vys/gub)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |