Pedagang Ditertibkan, Begini Kondisi Jalan Depan Kramat Jati Saat Malam

5 hours ago 2
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menertibkan pedagang di Jalan Raya Bogor kawasan Kramat Jati. Efek penertiban di depan Pasar Kramat Jati mulai terasa.

Pantauan detikcom, Jumat (21/8/2026) pukul 22.10 WIB, tampak lapak pedagang ikan tidak memakan badan Jalan Raya Bogor. Lapak para pedagang kaki lima (PKL) lebih tertib dengan hanya berada di badan trotoar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjual ikan berada di Jalan Raya Bogor arah selatan. Untuk diketahui, aktivitas pedagang di lokasi ini ramai sejak sore hingga malam.

Imbas penertiban, lalu lintas (lalin) di area Pasar Kramat Jati terasa lebih lancar meskipun kadang laju kendaraan masih tersendat. Sebelum penertiban, kemacetan di ruas jalan ini tak bisa terhindarkan.

Namun, air limpasan dari pedagang ikan masih ditemukan di tepi jalan. Tampak pedagang ada yang menampung air limpasan, tetapi masih ada yang airnya luber ke tepi jalan.

Tak jauh dari Pasar Kramat Jati, terdapat lapak pedagang lokasi binaan (lokbin). Di lokasi tersebut terlihat ada petugas Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Para petugas ada yang berjaga di pinggir Jalan Raya Bogor dan ada juga yang ada di dalam lokbin. Seorang anggota Satpol PP mengatakan mereka sedang melakukan pemetaan lokasi untuk para pedagang ikan yang akan direlokasi.

"Masih pemetaan lokasi pedagang ikan. Dan masih proses sosialisasi. Ya semoga ada solusi," kata anggota Satpol PP.

Rencananya, para pedagang di tepi Jaln Raya Bogor area Kramat Jati memang akan dimasukkan ke Pasar Kramat Jati dan lokbin.

Pedagang Tepi Jl Kramat Jati Akan Ditata

Pemkot Jaktim akan menertibkan para pedagang di pinggir jalan Pasar Kramat Jati. Wali Kota (Walkot) Jaktim, Munjirin, mengatakan ada langkah jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakukan.

Tahap pertama, para pedagang dilarang berdagang hingga menggunakan badan jalan. Jajaran Pemkot Jaktim memperketat pengawasan pedagang di Jalan Raya Bogor.

"Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU dan aparat kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8).

Permukaan jalan depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin karena terkena siraman pedagang ikan. Pemkot mewajibkan para pedagang menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan.

"Dan khusus untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air yang dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember atau plastik," ujarnya.

Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim akan rapat dengan pihak PD Pasar Jaya pada Jumat (21/8) lusa. Rapat akan membahas rencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.

"Jangka panjangnya, hari Jumat akan ada rapat di wali kota dengan pihak PD Pasar Jaya, untuk diusahakan para pedagang yang jualannya di pinggir jalan untuk bisa masuk ke dalam area pasar dengan menata kembali pedagang existing agar bisa muat menampung pedagang yang dari pinggir jalan tersebut," jelasnya.

(jbr/maa)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |