PDIP Harap Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo Paham Stabilisasi Moneter

6 hours ago 1

Jakarta -

PDI Perjuangan menanggapi mundurnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pengganti Perry harus memahami stabilisasi moneter.

"Kalau di dalam mekanisme, karena BI adalah independen, nanti mekanismenya kan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, ada fit and proper," ujar Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).

Dia mengatakan sosok pengganti Perry harus yang memahami stabilisasi moneter. Ia ingin langkah yang diambil pengganti Perry nantinya mampu mengendalikan inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, dan menstabilkan harga barang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan harus dicari sosok yang betul-betul memahami aspek stabilisasi moneter kita dan bagaimana arah Bank Indonesia ke depan di dalam melihat juga ketidakstabilan perekonomian dunia," ungkapnya.

Hasto memandang mundurnya Perry Warjiyo mendapat respons negatif dari masyarakat. Hal ini dikatakan perlu menjadi perhatian pemerintah, khususnya DPR RI.

"Kalau kita melihat reaksi pasar, ternyata mundurnya Gubernur Bank Indonesia itu kan direspons negatif. Ketidakpastian dianggap makin tinggi, kemudian pasar juga bereaksi negatif. Ini adalah instrumen yang harus diperhatikan oleh pemerintah, termasuk oleh DPR RI," tuturnya.

"Bahwa reaksi pasar yang negatif ini sebagai suatu instrumen yang paling jujur yang harus kita perhatikan dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

PDIP mendorong agar dampak negatif itu bisa direspons cepat oleh pemerintah. Ia berharap kepercayaan masyarakat pada pembangunan ekonomi dan politik tumbuh kembali.

"Maka PDI Perjuangan mendorong agar dampak dari reaksi negatif itu cepat direspons oleh pemerintah sehingga muncul suatu rasa percaya bahwa arah pembangunan ekonomi dan politik kita itu memang saling berkomplemen satu sama lain, yang juga didukung oleh keadilan dalam supremasi hukum. Sehingga terjadi playing field yang sama dan tidak ada ketidakpastian dalam dunia usaha itu bisa diperkecil," tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bakal menindaklanjuti secara administratif surat pengunduran diri Perry Warjiyo dari Gubernur Bank Indonesia (BI). Prabowo bakal menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian Perry secara hormat.

"Untuk selanjutnya, secara administratif tentu hari ini akan kami tindaklanjuti berkenaan dengan surat pengunduran diri tersebut karena sesuai mekanisme, maka akan diterbitkanlah Keputusan Presiden berkaitan dengan pemberhentian beliau secara hormat dari jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia," kata Mensesneg Prasetyo Hadi, di Kantor BI, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Pras mengatakan secara otomatis Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti yang akan menggantikan Perry. Destry menjadi Gubernur Sementara BI yang akan melanjutkan seluruh tugas.

"Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai pejabat gubernur sementara. Di dalam catatan yang dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti," ujarnya.

Simak juga Video: Alasan Destry Isi Posisi Perry dan Aturan Pemilihan Gubernur BI Definitif

(dvp/dwr)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |