Pastikan Hak Dasar Napi Terpenuhi, KemenImipas Cek Dapur Lapas Bengkulu

1 day ago 4

Jakarta -

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (KemenImipas) mengecek langsung dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, sebagai langkah untuk memastikan kualitas layanan pemenuhan hak dasar warga binaan Permasyarakatan atau narapidana (napi) terpenuhi dengan layak. Saat peninjauan, perwakilan Kementerian Imipas berkeliling ke ruang dapur dan fasilitas di dalamnya, lalu memberikan pujian atas kebersihan, kerapian dapur, serta menu makanan yang disajikan untuk para napi.

"Dari berbagai daerah yang telah saya kunjungi, dapur di Lapas Bengkulu ini merupakan salah satu yang paling baik. Penataannya rapi, bersih, dan menunjukkan komitmen kuat terhadap pemenuhan hak dasar warga binaan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik KemenImipas, M. Akbar Hadi Prabowo dalam keteranganya, Rabu (7/1/2026).

Dapur Lapas Kelas IIA Bengkulu dinamai Dapur Elok (Dapur Sehat). Hal-hal yang menjadi perhatian di antaranya kelaikan penyajian menggunakan wadah neon boks, kebersihan dapur, tata kelola hingga kerapian area dapur. Pengecekan ini dilakukan pada Rabu (24/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akbar Hadi juga mengecek fasilitas Klinik Pratama Lapas Kelas IIA Bengkulu. Sempat berdialog dengan petugas kesehatan di lokasi, baik yang bertugas di dalam lapas maupun dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Akbar Hadi mendorong peningkatan kualitas pelayanan medis bagi para napi.

Ia lalu bicara soal program strategis nasional, yakni 15 Program Aksi sebagai kiblat kinerja di 2026. Untuk mewujudkan secara optimal program-program tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi lintas seksi.

Selanjutnya kepada Seksi Kegiatan Kerja Lapas Bengkulu, Akbar Hadi berpesan agar hasil panen warga binaan dapat tersalurkan melalui kerja sama dengan pihak penyedia bahan makanan (bama). Hasil panen yang merupakan buah dari program Ketahanan Pangan di lapas-lapas yang digencarkan setahun belakangan, di antaranya sayur-mayur, ikan, dan telur.

"Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung program Ketahanan Pangan, sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian dan produktivitas warga binaan pemasyarakatan," pungkas Akbar Hadi.

Untuk diketahui agenda pengecekan dapur lapas serta penekanan soal ketahanan pangan sejalan dengan dua poin dalam 15 program aksi Kementerian Imipas 2026. Yakni pada program aksi poin 8 dan 9.

Berikut 15 program aksi KemenImipas di 2026:

1. Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital;
2. Penguatan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi(TPI);
3. Penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal investor;
4. Penyuluhan hukum keimigrasian oleh Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) untuk pencegahan TPPO dan TPPM;
5. Pemenuhan sarana dan prasarana pos lintas batas tradisional dan pos imigrasi lainnya serta penambahan autogate di TPI bandara, TPI pelabuhan laut, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN);
6. Memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan);
7. Mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding dengan solusi yang komprehensif;
8. Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle);
9. Pembangunan dapur sehat di Lapas dan/atau Rutan dengan memberdayakan Warga Binaan yang tersertifikasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis;
10. pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM);
11. Pendidikan kesetaraan bagi Narapidana dan anak binaan;
12. Efisiensi energi melalui Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan penggunaan solar cell dan bio gas untuk daerah 3T dan perbatasan;
13. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan;
14. Fasilitasi Rumah ASN Kementerian Imipas; dan
15. Peningkatan kompetensi SDM melalui penyelenggaraan Massive Open Online Course (MOOC) dan pendidikan vokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik KemenImipas), M. Akbar Hadi Prabowo mengecek langsung dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, sebagai langkah untuk memastikan kualitas layanan pemenuhanKepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik KemenImipas), M. Akbar Hadi Prabowo mengecek langsung dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, sebagai langkah untuk memastikan kualitas layanan pemenuhan hak dasar warga binaan Permasyarakatan atau narapidana (napi) terpenuhi dengan layak.Foto: Kapusdatin dan Komunikasi Publik KemenImipas, M. Akbar Hadi Prabowo mengecek langsung dapur Lapas Kelas IIA Bengkulu sebagai langkah memastikan kualitas layanan pemenuhan hak dasar napi terpenuhi dengan layak. (dok. istimewa)

[Gambas:Instagram]

(aud/imk)

Read Entire Article
Pembukuan | Seminar | Prestasi | |